Bangun!

Pagi ini, saya bangun dan bertekad untuk mulai menulis kembali. Menulis apapun, seperti dulu. Selama ini, keinginan tersebut bukannya tidak ada, namun selalu berakhir buntu. Stag. Tidak fokus. Kenapa? Kenapa begitu sulit untuk kembali menulis dengan lincah dan ringan? Apa yang salah?

***

Sahabat karib saya senang sekali menulis. Dulu, ia adalah orang yang sangat sulit untuk menuangkan pikirannya. Jangankan bercakap-cakap dengan asyik, berbicara lewat tulisanpun ia singkat saja. Nyaris menyerah saya mengajaknya berteman. Apalah asyiknya berteman dalam diam? Hanya berpandang-pandangan dan menebak isi hati. Hoooo.. capee deh.. 

Saya yakin dia adalah kawan yang baik. Sahabat yang sangat tak tergantikan. Tindak tanduknya membuktikan itu. Dia yang pertama datang ketika saya menyendiri kelelahan mengorganisir acara. Dia yang pertama menyapa dan bertanya “Ada apa?” ketika saya tersudut oleh berbagai badai kehidupan. Dan masih banyak lagi. Hanya saja, dia memang mungkin tak terbiasa mengekspresikan diri dengan kata-kata atau tulisan.

Perlahan saya mengajaknya bercerita lewat tulisan. Tak banyak, hanya cerita sehari-hari dan berbagi pandangan tentang sesuatu. Perlahan pula, dia menuliskan apa yang dia pikirkan. Perlahan pula, dia membagikan kepingan dirinya kepada kawan-kawannya. Dan kami pun tumbuh bersama waktu. Dia sangat suka menulis. Begitupun saya.

Tak selamanya kami bersama. Pilihan universitas memisahkan kami. Tapi kami masih tetap suka menulis. Kami saling berkirim surat (hiaaaah.. jadul banget yak? ) dan saling membuat blog. Bertukar kabar dan cita-cita. Sama seperti dulu. Dan masuklah jaman friendster (asli.. jadul banget yak? ), situs jejaring sosial pendahulu myspace, facebook, twitter, dll.

Perkembangan dunia blog membuat friendster turut menyediakan layanan blog dalam situsnya. Penggunaannya yang relatif sederhana membuat saya memilih aplikasi blog di friendster sebagai ‘rumah’ saya. So far so good.

Dan waktu terus bergulir. Nobody is perfect. Suatu saat saya terjatuh dan eksistensi diri saya pecah. Lama, hingga satu demi satu badai bergantian menerpa. Salah satunya adalah pembajakan blog friendster saya. Entah siapa yang begitu iseng dan jahat melakukannya. Hanya blog saya yang ia hapus. Menghapus semua pemikiran yang telah tertuang bertahun-tahun. Testimoni maupun surat-surat masih utuh seperti biasanya.

Muncullah perasaan tidak aman untuk menulis. Baik di blog, buku harian, maupun media massa. Akumulasi masalah yang saya hadapi menggumpalkan rasa itu. Dan saya memilih mundur dari dunia blog. Untuk sementara, niat saya. Blog saja. Sekadar menenangkan hati dan mengembalikan kepercayaan diri.

Saya tetap mencoba menulis di buku harian. Tapi ternyata tidak bisa. Kelu tangan saya menajamkan ide. Sekali, dua kali, berkali-kali saya mencoba. Tidak bisa. Bersih buku harian saya. Kosong hati saya.

Apakah saya sedang ketakutan? Atas sesuatu yang absurd. Atau mungkin saya sedang ‘sakit’ …

***

Syukurlah, semangat saya untuk menulis di media massa tak turut hilang. Kebutuhan aktualisasi diri yang menggelegak membuat saya berjuang mengumpulkan bahan-bahan untuk membuat tulisan. Tulisan dengan tema yang telah ditentukan. Bukan tema yang saya tentukan. Agak setengah hati yak? Tapi buat saya, cukuplah untuk mempertahankan nyala jiwa menulis saya yang hampir padam.

Syukurlah, alhamdulillah.. saya diberi anugerah suami yang terus menyemangati saya untuk menulis. Menulis tanpa ada rasa takut. Tentu, selama yang saya tulis adalah baik dan benar. Dan hari ini, saya akan tertekad berusaha untuk terus menulis. Menulis dan menulis.

Diriku, bangunlah!

Ditulis di nitifia.multiply.com

NOV 9, ’09 9:24 PM
UNTUK SEMUANYA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s