Alhamdulillah, Segala Puji Bagi Allah

Dua bulan lalu adalah kunjungan pertama kami ke dokter kandungan untuk pemeriksaan awal kehamilan. Kami memang sengaja tidak buru-buru ke dokter kandungan ketika jelas-jelas saya tidak mendapat haid pada bulan-bulan sebelumnya. Hanya membeli alat uji kehamilan di apotik dan berucap syukur alhamdulillah ketika hasilnya positif. Dokter pribadi saya *ehm* menyarankan saya menunggu dulu barang sebentar agar kantung kehamilannya dapat terdeteksi USG. Dan saya pun menurut saja 

Kembali ke kunjungan pertama ke dokter kandungan. Begitu kami memutuskan bulan kunjungan, kami langsung mencari informasi tentang dokter kandungan perempuan di Bogor dan track record-nya, tempat praktek, serta waktu prakteknya. Alhamdulillah, hidup di dunia internet memang membuat informasi tersaji melimpah dengan sekejap. Suami saya pun mencari informasi ke teman sejawatnya tentang dokter kandungan di Bogor.

Saya pun mencari informasi tentang biaya kunjungan ke dokter kandungan. Saya tidak ingin menyulitkan suami dengan memilih dokter dengan biaya kunjungan tinggi untuk ukuran kami, meskipun suami saya tidak meminta saya demikian. Informasi dari teman-teman kok menunjukkan bahwa biaya ke dokter spesialis (termasuk kandungan) itu cukup “berasa”. 

Kami pun berusaha menjalani segala proses tentang seluk beluk kehamilan dan pernak-perniknya dengan banyak-banyak berdo’a agar diberi kemudahan dalam segala prosesnya. Agar dilimpahi kebarokahan dalam pernikahan kami. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu, Maha Kaya, dan Maha Pengasih.

Akhirnya kami memutuskan mengunjungi dr. Florencia Luthfi di RSIA Hermina Bogor. Satu, karena beliau perempuan sehingga aurat saya tetap terjaga insya Allah. Dua, beliau masih relatif muda sehingga cara komunikasi dengan kami insya Allah relatif “nyambung” dan terbuka untuk diskusi dengan santai. Tiga, salah satu jam praktek beliau adalah hari Sabtu pagi sehingga jika suami saya berkunjung di akhir pekan, kami bisa bersama mengunjungi dokter kandungan. Empat, RSIA Hermina Bogor relatif dekat dengan kost saya, sehingga perjalanan pulang pergi tidak melelahkan.

Alhamdulillah, menjelang hari kunjungan kami, Allah memberikan berbagai kemudahan yang tidak disangka-sangka untuk si kecil. Mengingatkan kami untuk banyak-banyak dan semakin banyak bersyukur kepadaNya. Bahwa kami sungguh sangat kecil dibanding dengan kekuasaanNya. Bahwa kami sungguh sangat lemah tanpa pertolongan dan ridha dariNya. Ya, berbagai karunia yang kami terima semakin mengingatkan kami untuk terus bersyukur. Sungguh kami bukan apa-apa..

Sampai saat ini pun, kami mencoba terus bersyukur atas berbagai limpahan kasih sayangNya dalam perjalanan pernikahan kami. Alhamdulillah saya diberi anugerah seorang suami yang bersemangat menuntut ilmu syar’i dan selalu mencoba menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Alhamdulillah saya diberi karunia seorang suami yang penuh kasih sayang namun tidak melupakan perlunya ketegasan. Alhamdulillah walhamdulillah.

Saya pun terus mengingatkan diri agar banyak bersyukur dalam kehamilan ini. Alhamdulillah saya tidak mengalami morning sickenss pada bulan-bulan pertama kehamilan. Alhamdulillah saya dimudahkan untuk terus beraktivitas sebagaimana biasanya. Alhamdulillah walhamdulillah.

Mohon do’a teman-teman agar kami diberi kemudahan ya, semoga dengan do’a tersebut Allah memberikan kemudahan yang banyak pula kepada teman-teman..

JUN 2, ’10 11:37 PM
UNTUK SEMUANYA

4 thoughts on “Alhamdulillah, Segala Puji Bagi Allah

  1. Bun kemarin lahiran sama dokter florencia normal atau cs? Soal nya kmaren temenku lahiran sama beliau kt nya ga ada masalah apa2 disuruh cs, aku jd parno dan berpikiran ini dokter pro cs.

    • Menjelang melahirkan, saya pindah ke Semarang mengikuti suami, mb. Alhamdulillah di Semarang saya melahirkan normal.

      Teman saya yang juga melahirkan dibantu dokter Florencia alhamdulillah melahirkan normal. Mungkin coba dikonfirmasi ke dokter Florencia langsung, mb. Biar lebih lega🙂

      Sudah berapa pekan usia kehamilannya? Semoga dimudahkan yaa🙂

    • saya melahirkan dan ditangani oleh dokter Florence di RS Sentra Medika Cibinong, saya menunggu dokter tsb yang datang sangat lama saat itu sudah pembukaan 8, semua suster disana menahan kaki saya untuk dirapatkan padahal kondisinya ketuban sudah pecah mungkin kepala bayi sudah hampir keluar, saat dokter datang dia marah2 menghina karena pada saat itu saya menggunakan jamsostek sebagai jaminan pembayaran, karena sudah tidak ada kontraksi saat dr. florence datang benar dia menganjurkan operasi jika vakum gagal dilakukan. 2 hari di rawat saya tidak diberikan obat untuk penyembuhan jahitan sehingga saya mengalami infeksi pada saat itu. hanya berbagi pengalaman sebuga inu-ibu tidak salah memilih dokter untuk membatu proses kehamilan dan kelahiran buah hati tersayang

      • Mohon maaf baru membalas, mb rika..😦

        sy ikut sedih baca cerita mb rika.. bagaimana keadaan mb rika sekarang?

        omong2 soal dokter florencia, saya tidak tahu apakah dokter yang mbak rika maksudkan adalah dokter florencia yang saya tulis krn mb rika menulis dengan “dokter florence”
        semoga kedua dokter tersebut adalah dokter yang berbeda ya🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s