Ikan di Akhir Pekan

Suami saya penggila ikan. Sepertinya, hampir segala macam hal di sekitarnya ada kaitannya dengan ikan. Bahkan ketika ia melihat genangan air pun, bisa jadi ia akan berkata, “Di situ ada ikannya.” Ia mengatakannya dengan senyum lebarnya. Mau tak mau, saya jadi ikut tersenyum, atau bahkan tertawa.

Suami saya pecinta ikan. Dan sepertinya, kecintaannya perlahan mulai menulari saya. Paling tidak, setiap kali saya datang ke tukang sayur, hal pertama yang saya lihat adalah: ikan apa yang tukang sayur bawa hari itu. Kemudian, saya akan mulai bertanya kepada tukang sayur: ini ikan apa? Itu ikan apa? Mau tak mau, saya jadi ikut tersenyum mengingatnya.

Kami penggemar ikan. Jika ada ikan dan daging sapi atau daging ayam di tukang sayur, kami lebih memilih ikan. Selain cita rasanya yang lezat meskipun dengan bumbu minimalis, harganya lebih terjangkau. Sayangnya, masakan berbasis ikan belum umum di keluarga kami. Karenanya, saya mencoba menambah koleksi uji resep saya, dengan resep berbahan dasar ikan. Jika teman-teman ingin turut mempraktekkan, di sini saya tuliskan salah satu resep ikan yang telah lulus uji dapur akhir pekan kami ^_^

Bola Bandeng Bumbu Bali

Bahan:
1 ekor bandeng
4 lembar daun jeruk, iris tipis
1 buah tomat, potong dadu
1 butir telur
25 gram tepung roti
2 sdm kecap manis
200 ml air

Bumbu isian bandeng:
3 siung bawang putih, haluskan
½ sdt garam

Bumbu yang dihaluskan:
5 siung bawang putih
2 cm jahe
1 sdm gula merah, sisir
7 sdm cabai merah keriting
3 butir kemiri
1 sdt garam

Cara membuat:
1. Bersihkan sisik dan jeroan bandeng. Cuci bersih.
2. Pukul-pukul bandeng dengan pemukul kayu atau pemukul batu sampai daging hancur dan mudah terlepas dari kulitnya*
3. Keluarkan daging dari bekas sayatan jeroan dan pisahkan tulang-durinya. Lakukan hingga daging terambil semua*
4. Masukkan telur, tepung roti, 3 siung bawang putih yang telah dihaluskan, dan ½ sdt garam ke dalam daging bandeng. Aduk rata.
5. Ambil sesendok teh adonan, bulatkan, goreng hingga kuning kecoklatan. Lakukan hingga adonan habis. Sisihkan.
6. Tumis bumbu-bumbu yang telah dihaluskan sampai harum, masukkan potongan tomat dan irisan daun jeruk. Tumis hingga layu.
7. Masukkan air, kecap manis, dan masak hingga agak mengental.
8. Masukkan bola-bola bandeng yang telah digoreng sebelumnya, masak sebentar hingga bumbu meresap dan kuah lebih mengental.
9. Sajikan dengan nasi plus sayur tanpa kuah seperti cap cay, tumis jamur jagung muda, atau tumis buncis.
10. Selamat menikmati! 

Keterangan:
* Pada bagian ini, saya selalu berulang-ulang meminta maaf kepada si bandeng dan mendo’akannya semoga dengannya ia mendapat banyak pahala. Maaf ya, bandeng.. 

// disadur dari catatan Facebook saya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s