Tak Sekadar Bermain (Bag. 4)

Do.. mikado mikado
Eska.. eskado eskado
Bea beo..
Hip.. hip..
One!
Two!
Three!
FOUR! 

***

Pernah menyanyikan lagu itu? Lagu yang mengiringi permainan yang (kami sebut) bernama Domikado. Pernah memainkannya?

Saya yakin ada yang pernah memainkannya. Namun, mungkin juga ada yang belum pernah mendengarnya. Jangan bertanya dari mana asal permainan ini, google-pun menggeleng perlahan. Sungguh! 

Kita sepakat sajalah, bahwa permainan ini diwariskan secara lisan turun temurun. Tanpa dokumen. Karena itu, mari kita mulai ukir sejarah. Halah! 

Domikado adalah jenis permainan kelompok. Artinya, semakin banyak pesertanya akan semakin seru. Para peserta harus membentuk lingkaran dan saling meletakkan tangan di tangan peserta lain di kanan kirinya. Tangan diletakkan terbuka untuk nanti ditepuk oleh tangan peserta sebelumnya.

Domikado dimulai dengan seluruh peserta menyanyikan lagu Domikado. Secara berantai, setiap peserta menepuk tangan peserta setelahnya. Satu suku kata berarti satu tepukan ke tangan tetangga.

Serunya, setiap peserta harus waspada dengan berakhirnya lagu. Peserta yangketiban kata “FOUR!”, harus mengelak dari tepukan yang datang ke tangannya. Jika sampai berhasil kena tepuk, ia harus keluar dari lingkaran dan dinyatakan kalah.

Lagu terus dinyayikan sampai peserta tinggal dua orang. Nah, soal penentuan pemenangnya.. saya lupa! Ada yang bisa bantu? 

***
Waspada. Peserta secara sederhana belajar tentang waspada pada permainan ini. Konsentrasi yang menyenangkan pun turut dipelajari. Sadarkah kita ketika memainkannya? 

FEB 23, ’10 12:11 AM
UNTUK SEMUANYA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s