The Next Puzzle: Toko Salatiga — Toko Online Utama di Salatiga

Alhamdulillah, kemarin saya resmi meluncurkan Toko Salatiga bertepatan dengan Hari Buruh Internasional. Lhoh.. apa hubungannya yak? 
 
Sedikit bercerita tentang kisah di balik layarnya, ya.. Siapa tahu ada yang terinspirasi. Hehehe *pede sekaliii..*
 
Keputusan sementara untuk tinggal di Salatiga sampai dengan Mas Hari settle di tempat kerja yang baru membuat saya terkesima dengan banyaknya peluang bisnis di Salatiga. Herannya, peluang tersebut kok tidak dimanfaatkan oleh para kawula muda Salatiga yang justru berbondong-bondong pergi ke Salatiga dan berdesak-desakan mencari kerja di kota-kota besar. Mungkin peribahasa gajah di pelupuk mata tak terlihat, kuman di seberang lautan jelas terlihat terasa benar dalam kasus ini. Sayang sekali..
 
Atauuu.. apakah karena saya lama tinggal di kota besar dan terbiasa dengan mobilitas cepat, dinamika tinggi, dan tantangan untuk survive yang lebih kuat telah membuat panca indera saya lebih peka melihat kondisi dan mencari peluang di antaranya? Entahlah, wallahu a’lam.
 
Pastinya, saya merasa banyak sekali bidang yang sangat berpotensi untuk dikembangkan di Salatiga. Berbagai bidang, baik itu bisnis, pendidikan, maupun sosial kemasyarakatan. Alhamdulillah, saya memiliki orang tua yang selalu menciptakan kondisi kreatif dan terus bersemangat dalam kehidupan sehari-hari sehingga otak saya terasa terus diasah dan terus berputar. 
 
Nah, seiring dengan pertumbuhan Hanif yang berangsur-angsur menjadi “anak besar”, saya mulai bisa membagi konsentrasi untuk mengerjakan hal lain di luar tugas utama saya mengasuh Hanif. Ya, waktu tidur malam Hanif yang teratur membuat saya sempat untuk belajar lebih banyak hal, termasuk bagaimana membuat toko online lewat blog.
Mengapa toko online?
 
Simpel saja jawabannya. Agar saya tidak perlu keluar rumah terlalu sering dalam mengopersikannya. Alhamdulillah, fasilitas sms banking turut mempermudah operasional saya. Sungguh saya merasa beruntung telah hidup di jaman teknologi tinggi seperti sekarang ini. Alhamdulillah 
 
Nah, Toko Salatiga lahir dilatarbelakangi kecintaan yang besar kepada Salatiga. Tempat saya tumbuh besar dan selalu saya kangeni setiap jauh darinya. Saya ingin memaksimalkan pemasaran produk-produk buatan Salatiga (dan sekitarnya) sekaligus ingin memperkenalkan produk baru dari luar Salatiga. Dalam hal produk dari luar, saya cenderung selektif karena tidak selalu yang dari luar itu bagus untuk kita, bukan? Saya nggak ingin Salatiga menjadi minatur metropolitan yang kehilangan keasrian dan ciri khasnya yang menentramkan. 
 
Contohnya, saya berusaha memperkenalkan cloth diaper alias clodi untuk para ibu dan bayi di Salatiga dengan menghadirkannya di Toko Salatiga. Kenapa clodi? Karena penggunaan pampers sekali pakai yang lazim dipakai para ibu di Salatiga sunguh-sungguh berkontribusi besar dalam menambah jumlah sampah tak terdaur ulang di Salatiga. Mungkin ada baiknya sesekali kita melihat Tempat Pembuangan Akhir Sampah yang pasti buanyak mengandung sampah diapers sekali pakai. Tak terdaur ulang pula. Makin menggununglah sampah di TPAS..
 
Belum lagi soal pemborosan ketika para ibu memilih rutin membeli diapers sekali pakai. Dan sedihnya, diapers itu hanya untuk berakhir di tempat sampah. Bukannya sama saja para ibu membuang uang dengan sadar ke tempat sampah? Padahal sebenarnya uang itu bisa digunakan untuk tabungan keluarga jika para ibu Salatiga memilih clodi. Nggak kalah praktis dengan diapers sekali pakai pula. Jadi, mari beralih ke clodi yang ramah lingkungan, hemat, dan praktis bersama Toko Salatiga. Eh, kok jadi iklan.. 
 
Etalase Toko Salatiga juga menghadirkan Pupuk Organik yang multifungsi. Sudah waktunya pertanian dan peternakan organik menjadi budaya kita karena kerusakan lingkungan dan berbagai masalah kesehatan akibat budaya konsumsi makanan non-organik terus meningkat dari tahun ke tahun. Dan sudah waktunya pula para petani serta peternak Salatiga (dan tempat lain juga) mendapatkan produk penunjang pertanian dan peternakan yang berkualitas dengan harga yang sangat terjangkau. Toko Salatiga hadir bersama produk yang bisa untuk pupuk itu sendiri, pakan ternak, sekaligus pembasmi hama. Pupuk ini jitu banget sampai-sampai 2 botol saja setara dengan 1 ton kompos. SATU TON. Ck..ck.. 
 
Alhamdulillah di hari pertama peresmiannya, order untuk Toko Salatiga langsung mengalir. Reaksi pasar  yang sedikit unpredictable, namun sungguh saya syukuri. Semoga barokah ya..
 
 
Saya tunggu kunjungannya ya…
MAY 1, ’11 10:58 PM
UNTUK SEMUANYA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s