SHERLOCK HOLMES

Kategori: Film
Jenis Aksi dan Petualangan
Lima orang wanita mati misterius. Tersangka utamanya adalah Sir Blackwood yang dipercaya memiliki ilmu sihir yang mumpuni. Ambisi terbesarnya adalah menyebarkan teror dan ketakutan di segenap Inggris Raya dan juga dunia, hingga semua manusia tunduk di bawah perintah Ordo Empat dan (tentu saja) Sir Blackwood. Scotland Yard berhasil memenjarakan sosok angker ini dan pengadilan memutuskan hukuman gantung untuk Sir Blackwood.

Dokter Watson terpilih sebagai dokter yang bertugas memastikan keberhasilan hukuman gantung Sir Blackwood alias mengumumkan kematian Sir Blackwood. Dan Sherlock Holmes terpilih sebagai orang terakhir yang ingin ditemui Sir Blackwood sebelum ekseskusi hukuman.

Beberapa hari setelah peti mati Sir Blackwood dikuburkan, apartemen Holmes digemparkan dengan kedatangan opsir utusan Inspektur Lastrade yang membawa berita bahwa Sir Blackwood telah bangkit dari kubur. Ada saksi mata. Kepolisian juga membuktikan bahwa kuburan telah dirusak dari dalam.

Kredibilitas Dokter Watson dipertanyakan. Dan kecerdasan deduksi Holmes dipertaruhkan…

***

Film berdurasi 139 menit ini menyajikan cerita yang hidup dan mendebarkan. Alur cerita yang maju mundur dengan cepat membuat film ini benar-benar padat dan seru. Belum lagi bumbu aksi jibaku duet Holmes-Watson dalam menaklukkan tukang pukul kiriman Sir Blackwood. Ketengilan ekspresi Holmes dalam beberapa adegan turut memberi bumbu segar dalam film ini.

Film ini menampilkan tokoh-tokoh penting dalam sejarah seorang Sherlock Holmes. Dari Irene Adler yang diam-diam dikagumi oleh Holmes, sampai Profesor Moriarty yang ditakdirkan menjadi musuh paling saktinya Sherlock Holmes. Dari Mary, (calon) istri Dokter Watson, sampai Lastrade, Inspektur Scotland Yard yang lamban namun agak sok.

Film ini tidak mengambil salah satu kasus dalam buku aslinya. Hanya mengambil tokoh, setting, dan metode Holmes dalam memecahkan kasus. Maka, jangan heran jika ingatan kita tidak berhasil menemukan kasus Sherlock Holmes versus Sir Blackwood.

Lebih jauh lagi, jika teman-teman adalah penggemar novel Sherlock Holmes karangan Sir Arhur Conan Doyle (seperti saya. Hehe), mungkin teman-teman akan menemukan beberapa kejanggalan kecil dalam film ini. Tolong dikoreksi jika saya salah, yaa.. ^_^

Pertama, dalam bukunya, Holmes dan Watson tidak pernah disebut memelihara anjing, apalagi sampai memberi nama Goldstone. Kedua, peran Mrs. Hudson, induk semang Baker Street No. 221B yang didiami Holmes dan Watson, sebagai penerima tamu-tamu Holmes nyaris tidak dimunculkan dalam film ini. Ketiga, Holmes memang pecinta biola, namun ia menggunakan biolanya dengan penggesek biola, bukan dengan memetiknya seperti kecapi.

Ada yang lainnyakah? Hehe

Terlepas dari kurang akuratnya detail penokohan dalam film dibandingkan dengan pada bukunya, film ini berhasil menumpas sihir hitam Sir Blackwood dengan kemampuan analisis deduktif dan wawasan Holmes yang luas. Dan tentu, bantuan Dokter Watson yang setia.

Film yang sayang untuk dilewatkan begitu saja. Bagus, menurut saya. Belum lagi iringan latar belakang musik yang terkesan riang, tengil, dan mendebarkan. Dan masih plus adanya akhir cerita yang memberikan harapan digarapnya sekuel film ini.

Bagaimana menurut teman-teman? ^_^

JAN 11, ’10 2:24 AM
UNTUK SEMUANYA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s