Ranah 3 Warna

R3W R3W gramediashop.com

 

 Masih berkisah tentang Alif, urang awak yang nyantri di Pondok Madani demi menuruti nasehat bundo-nya (baca di Negeri 5 Menara – N5M). Alif yang baru saja lulus dari Pondok Madani bertekad mempelajari teknologi-nya Prof. BJ Habibie dengan masuk perguruan tinggi negeri di kota Bandung. Terlebih, sahabat sekaligus rival-nya sedari kecil, Randai, telah terlebih dahulu lulus UMPTN dan menjadi mahasiswa ITB. Ia pun berniat meminjam buku bekas teman-temannya dahulu agar bisa menguasai pelajaran-pelajaran yang akan diujikan. Semangatnya menggebu-gebu saat itu. Namun, satu pertanyaan dari Randai sempat menciutkan semangatnya.“Kan tidak ada ijazah SMA?”

 

Pertanyaan itu memang membuat peluang masuk PTN mengecil, tapi itu tak membuat Alif patah arang. Malah ia menjadi tertantang untuk membuktikan bahwa lulusan pesantren—yang tak mempunyai ijazah—bisa masuk universitas negeri. Ia akan buktikan ke semua orang bahwa segala tantangan berat akan bisa dihadapi dengan sungguh-sungguh dan usaha keras. Man jadda wajada.

 

Baru saja Alif dapat menembus UMPTN dan tersenyum, kenyataan hidup satu demi satu menguji kesungguhannya. Kuliah yang keteteran, minimnya uang saku di rantau orang, dan berbagai cobaan yang seolah tak ada henti. Di titik inilah, mantra kedua dari Pondok Madani menguji ketangguhan Alif. Man Shabara Zhafira, siapa yang bersabar akan beruntung.

 

Sekali lagi, Ahmad Fuadi berhasil menyihir pembaca dengan kelincahannya mengolah kata. Ramuan cerita pada buku keduanya ini tetap sarat hikmah yang tak nampak menggurui. Terjalin kuat dengan Man Shabara Zhafira sebagai benang merahnya.  Cantik, mengharukan, dan inspiratif. Ranah 3 Warna (R3W) sedikit berbeda dengan N5M karena kental dengan sisipan pantun Melayu. Jati diri sang penulis sebagai orang Melayu jelas terbaca dalam bab demi bab R3W.

 

Lantas, bagaimana dengan para shohibul menara? Siapa pula Raisa? Mengapa sampai muncul Obelix, orang Indian, Michael Jordan dan Kesatria Berpantun ? Just be patient and read this book, Glowers! Kisah pembangun jiwa yang bertutur bahwa mimpi, cita-cita, dan idealisme adalah sesuatu yang wajib diperjuangkan mati-matian meskipun bertabur berbagai ujian. Recommended!

 

“….tanpa sabar, rasanya tidak mungkin aku bisa berkelana melintas Bandung, Amman, dan Saint-Raymond (Kanada); tiga ranah berbeda warna….” (R3W, hal. 466)

 

Judul    Ranah 3 Warna

Penulis  Ahmad Fuadi

Penerbit   Gramedia Pustaka Utama (GPU)

Terbit  23 Januari 2011

Halaman  488

Harga   Rp 65.000 (toko)   Rp 55.250 (gramediashop.com) Rp 40.000 (kaskus.us)

Dimuat di glowupmagazine.com     Sunday, 13 February 2011 18:27

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s