ELIANA (Serial Anak-Anak Mamak)

Maksud wawak, pernahkah kau memerhatikan, bukankah Mamak kau orang terakhir yang bergabung di meja makan? Bukankah mamak kau orang terakhir yang menyendok sisa gulai atau sayur? Bukankah mamak kau yang kehabisan makanan di piring? Bukankah mamak yang terakhir kali tidur? Baru tidur setelah memastikan kalian semua telah tidur? Bukankah mamak yang terakhir kali beranjak istirahat? Setelah kalian semua istirahat? Bukankah mamak kau selalu yang terakhir dalam setiap urusan.”

 

Dan mamak kau juga yang selalu pertama dalam urusan lainnya. Dia yang yang pertama bangun, dia yang pertama membereskan rumah, dia yang pertama kali mencuci, mengelap, mengepel, dia yang pertama kali ada saat kalian terluka, menangis, sakit. Dia yang pertama kali memastikan kalian baik-baik saja. Mamak kau yang selalu pertama dalam urusan itu, Eli. Tidak pernahkah kau memperhatikannya?”

 

Adalah Eliana, anak kelas 4 SD yang keras kepala dan pemberani. Anak sulung mamak ini sering bertanya-tanya pada dirinya, sayangkah mamak kepadanya? Eliana merasa selalu disuruh-suruh oleh mamak untuk masak, mencuci, mengepel, membangunkan Amelia, Burlian, Pukat, menjadi jam weker bagi mereka, bahkan menjadi mandor pengawas. Eliana merasa iri dengan adik-adiknya.

 

Di sisi lain, bersama tiga rekannya, Eliana membentuk geng ”empat buntal.” Berempat mereka kompak, bahu-membahu melewati hari-hari seru, kejadian suka-duka, pantang menyerah. Bahkan, melawan kerakusan di kampung kecil dengan sabuk sungai, dikelilingi hutan, dan dibentengi bukit-bukit hijau yang ia tinggali.

 

Dengan segala masalah pendidikan, lingkungan, dan pemerintahan yang dituang dalam buku Eliana ini, tidak lantas membuat plot cerita menjadi berat. Tere Liye berhasil menyampaikan kritikannya tanpa melupakan fokus dan tokoh utama dari cerita, yaitu tentang sosok Eliana. Konflik keluarga pun menjadi salah satu dilema dalam diri Eliana, ketika dia mulai mempertanyakan kasih sayang mamak dan statusnya sebagai anak sulung.

 

Eliana adalah buku ke-4 dari Serial Anak-anak Mamak, setelah Burlian (buku ke-2), Pukat (buku ke-3), dan Amelia (buku ke-1). Sekali lagi, Tere Liye berhasil menyajikan bacaan bermutu yang menggugah untuk memahami kasih-sayang keluarga, kesederhanaan, serta keteguhan tekad berbuat baik dengan bahasa yang sangat menyentuh.

 

Judul Eliana (Serial Anak-Anak Mamak)

Penulis Tere Liye

Penerbit Republika

Kategori Fiksi Remaja

Tebal 519 halaman

Harga Rp 60.000 (toko), Rp 51.000 (bukukita.com), Rp. 48.000 (palasarionline.com)

Dimuat di glowupmagazine.com     Wednesday, 16 February 2011 17:57

One thought on “ELIANA (Serial Anak-Anak Mamak)

  1. Ping-balik: Cara Pintar Selamatkan Hutan | ..::menulislah::..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s