Fried Chicken Secret

Salah satu makanan favorit Hanif adalah ayam dan segala macam olahannya. Saat Institut Ibu Profesional Salatiga mengadakan workshop membuat ayam goreng crispy, tentu saja saya tidak mau ketinggalan mengamati  proses-proses pembuatannya. Meski disambi momong Hanif, motret, dan membuat catatan singkat, alhamdulillah rahasia membuat ayam goreng crispy bisa saya tangkap dengan cukup baik. Kali ini, saya akan membagikan kepad ateman-teman karena saya yakin, ayam goreng crispy merupakan salah satu lauk favorit keluarga di seluruh dunia. Ibu yang bisa membuatnya pasti akan menjadi makin keren di mata para buah hatinya. Hehehe

Gambar

Ternyata, memang ada rahasia dalam membuat ayam goreng crispy yang renyah dan menggoyang lidah itu lho! Alhamdulillah, Institut Ibu Profesional Salatiga berkesempatan menggelar cooking workshop bertema “Fried Chicken Secret” pada 15 Mei 2013 lalu dengan narasumber Ibu Rini dari Yoghurt Memory 84.

Cooking workshop ini dengan antusias diikuti oleh para ibu, termasuk saya, sehingga peserta terus bertambah hingga hari-H, meskipun pendaftaran telah ditutup pada hari sebelumnya. Total terdiri dari 43 orang ibu dan remaja putri yang terbagi dalam dua sesi, yaitu sesi pagi (jam 09.00 – 11.30 WIB) dan sesi siang (jam 14.00 – 16.30 WIB).

Gambar

Namanya juga workshop, maka acara kami kali ini lebih banyak waktu untuk praktek. Terlebih saat resep dibagikan kepada peserta. Ternyata dari segi bumbu, crispy fried chicken ini relatif sama dengan bumbu ayam goreng yang biasa kita gunakan. Berikut bumbu untuk 1 ekor ayam:

10 butir bawang putih

1 ruas jahe

2 sdt merica

½  biji pala

Garam dan gula pasir secukupnya

Bumbu yang digunakan adalah bebas MSG, sehingga prinsip ibu profesional untuk menghidangkan masakan yang bergizi dan sehat untuk keluarga terus dipegang teguh. Komposisi gula dan garam yang tepat dapat menciptakan cita rasa gurih yang biasanya diberikan oleh MSG.

Untuk adonan crispy, yang digunakan adalah tepung terigu khusus untuk goreng-gorengan, garam dan gula secukupnya, serta lada hitam halus. Kalau lada hitam tidak ada, lada putih alias merica halus pun tidak mengapa.

Alat utama yang digunakan adalah

1 buah baskom besar yang dindingnya agak tinggi

2 buah saringan besar

1 buah baskom berisi air dingin

Wajan dan kompor

 Gambar

Oiya, satu ekor ayam di atas, bisa dipotong menjadi 20 potong kecil siap santap lho. Pemotongan ayam itu sendiri harus diperhatikan karena pemotongan yang salah akan menghasilkan ayam goreng crispy yang berdarah-darah (hohoho.. bahasanya). Tapi benar, pemotongan ayam harus tepat pada sendinya, sehingga tidak ada pembuluh darah yang terpotong. Pembuluh darah yang terpotong akan membuat sisa darah merembes keluar saat digoreng nantinya. Itulah mengapa, terkadang kita mendapati daging ayam yang berwarna hitam selepas digoreng.

Sayat-sayatlah daging ayam yang sudah dipotong-potong kecil, agar saat digoreng nanti bisa masak benar bagian dalamnya. Jika kita tidak menyukai bagian kulitnya, kulit bisa dipisahkan dan bisa diolah tersendiri nantinya.

Terigu yang sudah ditempatkan pada baskom tinggi diberi bumbu dan diaduk dengan tangan hingga tercampur benar. Sesekali icip rasanya untuk mendapatkan kegurihan yang pas. Sambil mempersiapkan tepung ini, rendam ayam dengan bumbu yang sudah dihaluskan (matur nuwun, mb wido atas catatan resep dan masukannya yaa).

Memasukkan ayam yang telah dibumbui ke dalam tepung pun ada rahasianya. Alih-alih ditekan-tekan, cara menempelkan tepungnya adalah dengan dikepyur-kepyur-kan naik turun (apa ya bahasa indonesianya? Hee). Tidak lama-lama, 10 kali naik turun saja.  Lalu, letakkan ke saringan pertama untuk merontokkan tepung yang menempel terlalu banyak. Segera pindahkan ke saringan kedua dan celupkan ke dalam air dingin (suhu ruang) sekitar 10 detik. Tuang lagi ke tepung dan ulang adegan kepyur-kepyur naik turun, lalu masukkan ke saringan pertama untuk dirontokkan kelebihan tepungnya. Goreng dalam minyak yang terendam (deep frying) dan api sedang agar matang sampai ke dalam daging ayamGambar.

***

Tepat sehari setelah workshop, Hanif minta dibuatkan ayam goreng crispy. Hohoho.. yang kemarin hanya melihat sambil potret-potret, mau tak mau harus praktek di dapur sendiri. Alhamdulillah hasilnya sesuai contoh,meskipun bumbu ayam yang digunakan adalah versi saya sendiri karena saya lupa mencatat bumbu di workshop. Heheh.  Untuk bumbu yang saya tulis di atas, sudah bumbu workshop kok. Hehehe. Selamat mencoba!

 Gambar

2 thoughts on “Fried Chicken Secret

  1. mb niken..mau nambahi dikit ..ayamnya direndam dalam air yang sudah diberi bumbu karena kalo memakai kata-kata diungkep bayangan kita ayam dimasak dengan bumbu padahal ayamnya nggak dimasak..begitu kira-kira mb niken..semoga manfaat …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s