Nyicil Piknik ke Perancis

Au clair de la lune
Mon ami Pierrot
Prête-moi ta plume
Pour écrire un mot
Ma chandelle est morte
Je n’ai plus de feu
Ouvre-moi ta porte
Pour l’amour de Dieu*

Rasanya, lidah saya yang terpatah-patah saat berjuang menyanyikan lagu nina bobo a la Perancis itu masih terus terbawa sampai rumah. Hiks. Sedihnyaa… >.<

***

Kunjungan 15 sukarelawan pemuda-pemudi Perancis di kuliah Institut Ibu Profesional Salatiga sore tadi benar-benar membuat gemuruh Padepokan Margosari-nya Bu Septi. Meskipun secara umur, mereka jauuuh lebih muda daripada kami (para ibu-ibu dan calon ibu ini), secara postur tubuh, mereka jauuuh lebih menjulang tinggi. Jadilah ruang kuliah di lantai 2 segera penuh sesak dan kekurangan oksigen untuk kami semua.

Alhamdulillah, konsep acara yang merupakan Plan C dari rencana kami semula sukses dan meriah dilaksanakan. Bahkan pada akhirnya rencana yang muncul adalah Plan C + Plan D + Plan E. Hohohoho.

***

Baiklah, setelah melantur ke sana-sini, saya coba menceritakan headline news Institut Ibu Profesional Salatiga sore tadi dengan baik dan benar. Begini ceritanya:

Ingat tentang sukarelawan Jerman yang menjadi mentor kami belajar bahasa Inggris beberapa bulan lalu? Jika lupa, silakan baca ceritanya di sini. Ya, berawal dari perkenalan kami pada Thomas, kami menjadi lebih jauh mengenal IIWC (Indonesia International Work Camp), sebuah organisasi pemuda skala international.

Bagai gayung bersambut, Ramadhan ini IIWC mengadakan WOrk Camp dengan salah satu lokasinya adalah di Salatiga. Langsung saja, kami meminta jadwal para sukarelawan untuk saling berbagi dengan para anggota IIP Salatiga. Alhamdulillah, setelah beberapa kali penyesuaian ini itu di balik layar (bakalan panjang kalau diceritakan di sini. Hehehe), datanglah hari ini, Rabu, 17 Juli 2013.

Gambar

Selepas kuliah Bunda Sayang offline dan online, mulailah kami bersiap piknik ke Perancis bersama teman-teman benua seberang itu. Diawali dengan munculnya Ibu Lilis yang khusus didatangkan Bu Septi ke acara ini dan yel-yel “Semangat Pagi!” (padahal sudah sore yak. Hihihi), gemuruh di ruang kelas Ibu Profesional makin membahana. Lidah-lidah Perancis itu ternyata sudah cukup lincah diajak berkata-kata dalam bahasa Indonesia dalam dua pekan kunjungannya di Salatiga.

Seluruh peserta secara acak dibagi ke dalam 4 grup yang rata-rata terdiri dari 4 orang Perancis dan 4 orang Indonesia. Setiap grup diberi tugas diskusi dengan topik tertentu, mempelajari kilat lagu dalam bahasa Indonesia dan Perancis yang dipilih sendiri, dan dikahiri dengan presentasi di depan seluruh peserta. Waktu kami untuk melakukan itu semua? Cuma 20 menit!

Bisa dibayangkan bukan, belum pernah bertemu sama sekali (apalagi kenal), masih konslet kuping dan lidah untuk saling memahami satu sama lain.. eh sudah disuruh diskusi, nyanyi bareng, dan juga presentasi. Walah! Benar-benar pengamalan sempurna jurus “the power of kepepet”.

Tapi ternyata, theres no problem!

What?

Challenge!

***

Itulah awal mula lidah saya terpatah-patah mengucapkan kata-kata dalam bahsa Perancis itu. Grup saya, grup 2, diberi tantangan diskusi tentang turisme dan teman-teman Perancis di grup kami berhasil belajar lagu “Satu-Satu Aku Sayang Ibu” dengan cepat sementara kami (ibu-ibu ini) berhasil menyanyikan salah satu lagu pengantar tidur paling terkenal di Perancis berjudul “Au Clair de la Lune” . Bu Lilis selaku moderator asyik saja mengerjai kami dengan pertanyaan-pertanyaan iseng seputar hasil diskusi kami. Haduh >.<

Selain Grup 2, ada Grup 1 yang berdiskusi tentang cuaca serta menyanyikan lagu “Nama-nama Hari” dan “Abang Yakub versi Perancis” (saya tidak tahu judulnya. Hehehe). Grup 3 berdiskusi tentang makanan serta menyanyikan lagu “Satu-Satu Aku Sayang Ibu” (tanpa kami sengaja, lagunya sama dengan yang grup 2 pilih) dan lagu “Isabella bermata biru (aduh, algi-lagu saya tidak tahu bahasa Perancisnya apa. Hohohoho)”. Grup 4 berdiskusi tentang tata krama serta menyanyikan “Suwe ora Jamu” dan salah satu perancis yang semangat (aiiih, lagi-lagi kuping saya tidak menangkap cas-cis-cus bahasa Perancis mereka. Tepuk jidat #@$@%^). Yang jelas, para peserta Indonesia grup 4 ini semangat sekali menyanyikan lagu perancisnya sampai-sampai diiringi gerakan loncat-loncat segala. Hihihihi.

***

Acara “Piknik di Perancis” yang dijadwalkan berlangsung 1 jam ini sukses molor menjadi 1,5 jam saking serunya semua peserta bertukar ini itu. Kejutannya justru di akhir acara, dimana ada Bapak Penjual Tape lengakp dengan caping dan pikulannya yang kebagian jatah sebagai seksi konsumsi para sukarelawan dari luar negeri ini.

Ya, (meskipun ini tadinya tidak ada si dalam rencana. Sssssttt.. jangan bilang-bilang orang Perancisnya ya..) acara ini diakhiri dengan Jamuan Tape. Tentu di lidah teman-teman Perancis kami itu, tape merupakan makanan baru meskipun rasanya tidak terlalu aneh untuk mereka. Dan surprise sekali mereka memegang ragu-ragu makhluk bernama tape itu. Belum lagi melihat jengitan saat mereka mengicipnya secuil. Hihihii..

Terima kasih, Bu Septi (untuk jamuan tape-nya), mb Dewi (untuk oleh-oleh kurma-nya buat seluruh peserta), Pak Darma (untuk jepretan-jepretannya), bu Lilis (untuk moderasinya), dan terkhusus: teman-teman Institut Ibu Profesional Salatiga (untuk antusiasme dan semangat berbaginya). Sampai ketemu di event seru selanjutnya yaaa! ^_^

***

Benar-benar pengalaman yang sangat berharga!😉
(Mbak Epri dari Bawen, Kab. Semarang)

Thanks for making it happen!

(Mbak Tri dari Sraten, Kab. Semarang)

You’re welcome for accepting us and giving us warm welcome there🙂

(Mbak Winda, Co-camp Leader IIWC Ramadhan Camp 2013)

Keterangan:

*) artinya kurang lebih sebagai berikut:

By the light of the moon
My friend Pierrot
Lend me your pen
To write a word
My candle is out dead
I have no more fire
Open your door for me
For the love of God

Catatan akhir: foto-foto menyusul insya Allah ya ^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s