Clodi dan Noda Pup

Pengalaman saya di awal-awal menggunakan clodi dulu menunjukkan bahwa tantang ber-clodi lebih banyak di bagian cuci-mencuci. Bagian ini sangat menguji konsistensi saya untuk terus berclodi dan mengusung semangat ijo-ijo (baca: go greenšŸ˜€ ). Dari obrolan dengan para pengguna awal clodi lain, rupanya saya tidak sendirian. Banyak yang patah arang soal cuci-mencuci ini, apalagi soal bekas pup, dan dengan terpaksa (semoga memang benar terpaksa ya, bukan justifikasi saja) kembali ke pospak alias popok sekali pakai.

Apakah soal mencuci clodi yang terkena pup memang seribet itu?

Sebenarnya tidak, ternyata. Tipsnya adalah langsung membilas pup begitu mengenai clodi. Setelah itu, sedapatĀ  mungkin clodi langsung dicuci sebersih mungkin dan dijemur di terik matahari langsung. Sinar matahari in sya allah akan menyamarkan noda pup yang mungkin masih membekas meski sudah dicuci.

Ataaau, sekarang ternyata sudah ada inovasi yang sangat efektif bernama liner. Liner ini adalah secarik kain yang berbahan lembut (biasanya fleece) dan digunakan sebagai alas pup. Jadi, liner diletakkan di inner clodi sehingga ketika bayi pup, pup-nya ditampung oleh liner ini. Kita tinggal mengangkat linernya dan inner maupun insert clodi tetap bersih — kecuali pupnya luber ketika luar biasa buanyak. Mencuci liner jauh lebih mudah dibanding mencuci clodi. Dan kabar baiknya, liner ini tentu saja cepat kering karena hanya berupa selembar kain kecil seukuran insert.

liner

Yuk, terus semangat berclodi! Jika kita mau, pasti ada jalan menaklukkan tantangan berclodi. In sya Allah ^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s