Dua Jam Berlari Bersama Teh Isti Khairani, Founder Bumi Inspirasi

Yap. Jam sudah menunjukkan pukul 9 pagi dan kami sepakat untuk komit dengan basic rule IIP: tepat waktu. Sebuah pagi yang cerah di SALAM Learning Center, 7 Mei 2016. Jadi, cek sound siap dikumandangkan.

Eits, ternyata seluruh peserta kemarin sama sekali belum ada yang pernah cek sound, termasuk mb Isti. Cek sound ini adalah yel-yel pemacu semangat a la IIP yang biasanya diperdengarkan di awal pertemuan IIP, baik itu kuliah offline, kuliah umum, ataupun acara2 offline IIP lain.

Cek Sound………………………Huha!
What Your Problem?……No problem!

What Your Problem?………No problem!

What……………………………….Challenge!
What……………………………….Challenge!
ProtectYourself ………………Cancel cancel go away !
Ibu Profesional ……………… Huu…yess!

Yel-yel ibu profesional sarat akan makna karena yel-yel tersebut selain membangkitkan semangat juga mengajarkan cara kita berkomunikasi dalam mendidik anak-anak, tiga hal yang perlu diperhatikan dalam berkomunikasi yaitu intonasi, bahasa tubuh dan verbal … ketiga hal ini masuk dalam yel-yel

*- Cek sound …. Huha*
Hal ini mengajarkan kita mengatur intonasi suara. Ketika dikatakan cek sound …maka teman-teman mengatakan huha dengan kencang, ada ruhnya (suara Huha dikeluarkan pakai suara perut, bukan menggunakan suara dari diafragma)
Jika ibu terbiasa menggunakan suara diaragma biasanya akan jarang didengar anak. Berbeda halnya jika menggunakan suara perut selain anak lebih cenderung perhatian terhadap apa yang kita ucapkan juga bisa membuat perut kita menjadi kemps.
*- What your problem….no problem*

*- What …Challenges*
Maka intonasi seorang harus tepat, dengan suara tegas. Tidak ada masalah di ibu professional yang ada adalah tantangan (agar kita berpikir positif terhadap satu situasi), baik ibu yang bekerja di ranah domestik dan ranah publik karena ketika kita mengatakan problem (masalah) maka raut wajahnya akan terlihat jelek, sebaiknya kita ganti masalah dengan tantangan (kedua ujung bibirnya tertarik semuanya dan tubuhnya jadi keren).
*- Cancel …cancel go away*
Adalah cara kita untuk meninggalkan gangguan dari luar, maka kita katakan pada diri kita sendiri, “lakukan sekarang, jangan ditunda-tunda” (dengan bahasa tubuh menolak untuk menunda suatu pekerjaan atau menumpuk tugas)…

*- Ibu professional….huuuu yes*
Ketika dikatakan ibu professional, maka kita menyambutnya dengan menggerakan tangan dari bawah ke atas sambil bersuara huuuuuuu yes dengan mantap.

***

Mbak Isti mengawali sharingnya dengan flash back bagaimana beliau merintis Bumi Inspirasi Learning Centre (BILC). Beliau pertama kali mengenal Ibu Profesional, saat sedang di rumah mertua, dan tanpa sengaja membaca buku “Hei Ini Aku: Ibu Profesional!” kepunyaan Ibu Mertua ketika Bunda Septi bersilaturahmi ke rumah keluarga besar suami di Salatiga. Setelah membaca buku tersebut dan membaca kisah-kisah Ibu Profesional, motivasi untuk berhenti kerja dan lebih fokus pada buah hati di rumah semakin besar. Ketika itu mb Isti sudah bekerja di bank BUMN selama lebih dari 9 tahun sempat ada kegalauan, selepas resign mau ngerjain apa?

BILC lahir dengan muatan makna Hijrah, hasil perenungan tentang  makna syukur, dan makna hidup. Bumi Inspirasi Learning Center lahir dengan  impian agar “Rumah”  kami (dalam bahasa sunda, Bumi artinya adalah Rumah) bisa menjadi tempat untuk berbagi inspirasi kepada seluruh masyarakat, yaitu untuk berbagi ilmu dalam 3 pilar utama, yaitu Financial Literacy, Green and Clean Literacy (melalui Bank Sampah), serta Al Quran  Literacy (melalui Taman Pendidikan Al Qur’an). Tujuan besar dari Bumi Inspirasi terkait Financial Literacy adalah untuk mewujudkan masyarakat  Indonesia yang kuat, jujur, dan amanah.

1.1

Berawal dari passion, yaitu Financial planning dan parenting, dan passion untuk mengajar, mb Isti ingin mempunyai bisnis yang bisa bermanfaat untuk keluarga, masyarakat, dan ibadah. Event pertama beliau adalah Perencanaan Keuangan Keluarga Muslim di Institut Ibu Profesional (Learning Center), Alhamdulillah dihadiri 35 orang, dan sangat didukung oleh sahabat-sahabat di Institut Ibu Professional, baik dalam tempat, sarana, pembuatan flyer, dan promosi.  Alhamdulillah, perwakilan Bank Syariah Mandiri Bandung Ahmad Yani juga hadir dalam Workshop Financial Plan Keluarga Muslim di Institut Ibu Profesional Learning Center. Dan karena kesamaan visi dengan Bank Syariah Mandiri, untuk membangun peradaban mulia, silaturahmi, dan saling membantu sesama, BSM mengundang mb Isti untuk menjadi pembicara terkait perencanaan keuangan untuk 100 Fasilitator Proyek Nasional Pemberdayaan Masyarakat Kota Bandung.

Mb Isti berbagi banyaaaak sekali inspirasi tentang pengembangan pilar kedua BILC lewat gerakan Bank Sampahnya. Berbagai event kreatif seperti Mobile Daycare, Gerakan BBM (Belanja Hemat, Berbagi, dan Menabung), Cafe Bank Sampah, integrasi TPA (Taman Pendidikan Al Quran) dengan BSBI (Bank Sampah Bumi Inspirasi), kegiatan lomba bermuatan edukasi lingkungan, dan jurus-jurus sosialisasi edukasi pada awal-awal rintisannya. Dari nasabah yang Cuma beberapa, saat ini BSBI sudah memiliki lebih dari 150 nasabah lho. Dari yang saldo Cuma beberapa puluh ribu, nasabah BSBI ada lho yang bisa qurban dengan menggunakan saldo tabungannya. Belum lagi prestasi BSBI sebagai Bank Sampah terbaik di Bandung. Maasya Allah!

Lalu, di pilar ketiga (al Quran Literacy), mb Isti bertutur tentang siswa TPA Bumi Inspirasi yang disarankan untuk menjadi Nasabah Cilik Bank Sampah, sehingga bisa memiliki tabungan dari sampah. Anak diharapkan dapat menjadi lokomotif untuk mengajak keluarganya untuk menjadi keluarga cerdas financial dan ramah lingkungan. Perlahan tapi pasti, kesadaran anak-anak TPA untuk menabung di Bank Sampah meluas dan kegiatan TPA menjadi lebih mengasyikkan.

***

Waktu berlari begitu cepat. Tiba-tiba saja sudah hampir jam 11 siang. Padahal masih buanyaaak yang ingin ditanyakan, didiskusikan, dan dijelaskan oleh mbak Isti dan seluruh peserta. Meski demikian, pertemuan singkat dengan Mbak Isti tempo hari benar-benar menjadi rejeki nomplok karena grojokan semangat dan ilmu dari beliau. Cerita pengalaman Mbak Isti bersama BILC bisa juga dibaca di buku antologi saya yang ke-sepuluh: Bunda Produktif, Catatan Ikhtiar Menjemput Rizqi.

Sekali lagi, terima kasih banyak atas seluruh pendukung acara kemarin, baik langsung maupun tidak langsung. Semoga yang sedikit ini bermanfaat dan barokah hingga dapat menjadi tambahan timbangan kebaikan bagi semuanya.

Salatiga, 9 Mei 2016

#ODOPfor99days
#day11

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s