Pendiam

Ada gak ya yang mengamati tren blog ini? Bukan soal jumlah postingannya, tapi soal gaya bahasa tulisannya. Hehe.. survey yang absurd.

Bermetamorforsis menjadi pendiam dan menepi ke pinggir.
Ada banyak peristiwa pemaknaan yang terjadi.
Mungkin pernah tertulis, life begun at thirty.

Sepertinya satu dawasawarsa lalu pernah terjadi.
Perlu waktu untuk bisa kembali.
Tapi insya allah pasti akan terjadi
Episode perjalanan yang seperti ini

***
Biarkanlah hari-hari berbuat semaunya
Berlapang dada-lah kala takdir menimpa

Jangan berkeluh-kesah atas musibah di malam hari
Tiada musibah yang kekal di muka bumi
Jadilah laki-laki tegar dalam menghadapi tragedi
Berlakulah pema’af selalu menepati janji

(Imam Syafi’i)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s