Buku Anak Pilihan: Matahari

Benda langit selalu menjadi obyek rasa ingin tahu yang besar untuk anak-anak. Mereka akan melihat dengan mata berbinar penuh rasa ketakjuban dan jika terkondisikan dengan baik, meraka akan memberondong kita — orang tuanya — dengan pertanyaan yang tak ada habisnya.

Anak saya begitu maasya allah.

Menggeser rasa penasarannya ke buku adalah salah satu jurus untuk membantunya mencari jawaban atas berbagai pertanyaan yang muncul. Termasuk soal benda langit. Matahari, salah satunya.

Menemukan buku ini untuk menjawab pertanyaannya atau sekadar menjadikan buku pengantar tidur merupakan kebahagiaan tersendiri. Buku ini lebih cocok untuk anak usia sekolah dasar sebenarnya. Jikapun dibacakan ke anak usia PAUD maka orang tua atau pendamping diharapkan peran aktifnya menjelaskan berbagai ilustrasi menarik dalam  buku ini. Bagi anak usia PAUD, ilustrasi buku ini memang memancing rasa ingin tahu dan berbagai pertanyaan seputar matahari.

Hal yang menjadi catatan saya, halaman awal buku ini menceritakan tentang mitos matahari dalam berbagai budaya. Mempertimbangkan bahwa anak usia PAUD adalah masa emas untuk menancapkan aqidah yang lurus, maka halaman ini hanya saya bacakan judulnya saja. Lalu bergeser ke halaman berikutnya. Alhamdulillah sejauh ini si sulung lebih tertarik mendengar ibunya membacakan halaman-halaman selanjutnya.

mata

Disajikan full color dengan kertas art paper 100, buku ini dilengkapi beberapa percobaan menarik dan sederhana terkait matahari. Kata-kata sulit juga diberikan penjelasan khusus di halaman akhir buku.

Judul: Menjelajah Ruang Angkasa: Matahari
Penulis: Paulette Bourgeois
Penerbit: PT. Elex Media Komputindo (2002)
Jumlah halaman: 33
Tema: Alam Semesta (Semester II)
Sentra: Sains

#ODOPfor99days
#day10

 

Iklan

Buku Anak Muslim Rekomendasi: Doa Doa Pilihan

Jika anak Adam itu meninggal dunia, terputuslah seluruh amal, kecuali tiga perkara… anak shalih yang mendoakannya. (H.R. Muslim)

Bertemu buku ini sungguh berasa seperti menemukan oase sejuk di gurun pasir. Bagaimana tidak? Di tengah gempuran kemudahan informasi, kadang informasi itu sendiri menjadi simpang siur. Tak jelas mana sumber sesungguhnya, mana yang hasil rekayasa.

Ranah doa dan ibadah pun tak luput dari gempuran kesimpangsiuran itu. Maka sungguh beruntung kita yang mencoba berpegang teguh pada warisan Rasulullah, yaitu Quran dan hadits sesuai pemahaman para generasi terbaik umat ini. Dan buku ini mencoba menghadirkan sekeping kecil warisan Rasulullah, berupa doa sehari-hari yang bersumber pada Quran dan hadits shahih.

Paling sederhana adalah doa sebelum makan. Rasulullah mencontohkan dengan membaca “Bismillah“. Sudah gitu aja.

Iya, beneran cuma gitu aja. Agak panjang lafalnya ketika kita lupa berdoa di sebelum makan dan teringat di tengah kita makan.

Doa-Doa-Pilihan.gif

Selain doa-doa yang shahih, doa-doa tersebut juga dilengkapi dengan poin-poin adab yang mengikuti doa tersebut. Disampaikan dengan bahasa sederhana dan huruf yang ramah anak. Juga kertas art paper 150 yang full color dengan ilustrasi yang tidak menyerupai makhluk hidup.

Judul: Doa Doa Pilihan: Doa dan Adab Bersumber dari al Quran dan Hadits Shahih
Penulis: Nizar Sa’ad Jabal
Penerbit: Qids: Perisai Quran Kids (2011)
Jumlah halaman: 47
Tema: Diniyah (sepanjang semester)
Sentra: fleksibel

#ODOPfor99days
#day9

 

 

Buku Anak Pilihan: Presiden

“Ibu, itu ada mobil BNPB!” ada yang berseru lantang.

“Mana, mana?”

“Ituuu… ayo kita dekati Buu!” berbinar sekali matanya, seakan mendapatkan rejeki nomplok di siang bolong.

***

Si sulung suka sekali dengan BNPB. Entah karena saat pertama mendengarnya adalah pas jaman Indonesia banyak ujian dan BNPB sering masuk berita, atau… karena sesi mendongeng bersama buku ini.

Yuk,kita temui Pak Arya, sang presiden! Kita lihat aktivitasnya sehari-hari saat berada di Istana Negara. Kita perhatikan pula saat ia menerima tamu kenegaraan.

Presiden adalah salah satu judul dalam seri mengenal profesi yang ada dalam koleksi anak-anak. Buku ini menjabarkan apa itu presiden, tugas-tugasnya, dan potret sederhana aktivitas presiden dalam bahasa kanak-kanak. Ada beberapa istilah kenegaraan yang digunakan dan dijelaskan dalam glosarium di akhir buku.

Bercerita tentang Pak Arya yang menjadi presiden Republik Indonesia (jangan tanya presiden ke berapa yak..), bagaimana ia bisa menjadi presiden, di mana ia tinggal, tugasnya, dan sekeping episode aktivitas Pak Arya dalam sehari. Di sinilah BNPB muncul dalam cerita.

presiden

Kertas full color art paper 150 dengan huruf ramah anak serta pilihan kata yang mudah dipahami, menjadikan buku ini menjadi pilihan kami saat ia terpajang dalam Bazaar Buku Perpusda Salatiga. Penulis buku ini dikenal sebagai penulis cerita anak-anak yang produktif sejak 2003.

Judul: Seri Mengenal Profesi: Presiden
Penulis: Rae Sita Patappa
Penerbit: Tiga Ananda (2014)
Jumlah halaman: 24
Tema: Profesi (Semester II)
Sentra: Peran

#ODOPfor99days
#day8

Sains di Sekitarmu : Belajar Sains di Dapur

Jaman saya kecil dulu, kata sains memberi makna elit, rumit, dan keren luar biasa. Yang terbayang juga segara rupa alat percobaan di laboratorium. Tabung reaksi, mikroskop, palet-palet sampel, warna-warni cairan reagen, dan macam-macam begitulah.

Jaman anak saya kecil, saya bersyukur karena banyak buku anak-anak bermuatan sains yang sebenarnya sangat sederhana. Yang bahannya ada di sekitar kita. Yang alatnya juga ada di sekitar kita. Dan kita siap membuat macam-macam begitulah.

Lakukan kegiatan menyenangkan di dapur, seperti bereksperimen dengan buah lemon dan kismis, membuat penyaring air dan percobaan lainnya!

Menemukan buku dengan sinopsis semacam itu selalu menarik mata. Siapa sangka bahwa kecap bisa menyulap koin lama yang bulukan menjadi kinclong seperti digosok Bras*o (merk pengilap logam yang terkenal itu)? Bagaimana bisa?

Atau tahukah kita bahwa membuat Maringue adalah salah satu percobaan sains tentang SEL yang sangaaat luar biasa? Iya,maringue.. tahu kaan apa itu maringue? Atau ada juga yang menyembutnya Schumpie. Makin penasaran bukan?

Ada sepuluh percobaan yang hampir tak terpikirkan ada di buku ini. Dilengkapi dengan daftar istilah yang bisa jadi masih sulit dipahami anak-anak juga di bagian belakang buku ini.

Oiya, buku ini menyajikan berbagai percobaan dengan gaya inteaktif. Ada pertanyaan-pertanyaan kuis tebak cepat yang menguji ke-ilmuwan-an kita. Eh anak kita. Belum lagi ilustrasinya yang full berwarna di kertas art paper 150. Seru bangetlah buku ini.

sains

Omong-omong, menjadi ilmuwan itu mirip dengan menjadi penulis. Setidaknya, saat membaca pengantar buku ini di halaman awal.

Sediakan buku catatan kecil agar kami bisa mencatat atau menggambar hal-hal yang terjadi. Ini membuatmu seperti ilmuwan sungguhan. Kamu juga bisa memperbaiki percobaanmu.

 

Judul: Sains di Sekitarmu : Belajar Sains di Dapur
Penulis: Susan Martineau
Penerbit: CIF (2013)
Jumlah halaman: 24
Tema: Lingkunganku (Semester I)
Sentra: Sains

‪#‎ODOPfor99days‬
#day7

English Day Fun: di Perpus Tak Melulu Manyun

Siapa bilang di perpustakaan hanya melulu duduk dan membaca buku?

Siapa bilang di perpustakaan kita tidak bisa seru-seruan?

Pekan lalu, 26 Juni 2013, kami mencoba membuat sesuatu yang baru di Perpustakaan Kota Salatiga. Sesuatu itu kami namakan “English Day Fun”.

Peserta terdiri dari dua tim dimana satu tim terdiri dari 3 orang yang berusia antara kelas 4 SD sampai kelas 2 SLTP. Setiap tim diminta menaklukkan 5 tantangan dalam waktu yang ditentukan untuk mendapatkan sebanyak mungkin bintang. Tentu saja, karena ini adalah English Day, maka semua tantangan disampaikan dalam bahasa Inggris.

Nah, apa saja tantangannya?

Tantangan-tantangan tersebut adalah kombinasi gerakan, pengamatan, pendengaran, penglihatan, dan pengucapan yang harus dikerahkan peserta untuk menaklukkannya. Ada Library Mapping, Who am I Games, Memory Games, Yes/ No Games, Hidden Words, dan Celebration. Perpindahan dari satu games ke games lainnya pun tak lepas dari tantangan berbahasa Inggris, dimana setiap tim diminta memecahkan petunjuk yang diberikan untuk dapat mengetahui lokasi tantangan berikutnya.

Gambar

Seru bangeeeet!!!

Tanpa peserta sadari, mereka menjelajah perpustakaan untuk menggambar, mencari benda, menghubungkan kata dengan benda yang ada, dan belajar mengenal perpustakaan lebih jauh sambil berbahasa Inggris. Sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui.

***

“English Day Fun” ini adalah jawaban  atas tantangan kuliah Bunda Produktif yang diselenggarakan oleh Institut Ibu Profesional (www.ibuprofesional.com). Alhamdulillah, waktu yang sempit untuk menaklukkan tugas bersambut gayung dengan kerja sama yang baik dengan Perpustakaan Kota Salatiga.

Perpustakaan Kota Salatiga memang tempat yang keren untuk rekreasi edukasi bersama anak-anak dan remaja. Fasilitas edukasinya melimpah, lokasi strategis di tengah kota, dan landscape ruangan yang unik.

Saya pribadi, sejak pertama berkunjung ke gedung baru Perpustakaan Kota Salatiga di Jalan Adi Sucipto Salatiga ini, langsung bermunculan banyak ide yang sangat mungkin direalisasikan. “Ber-Pramuka di Perpustakaan” berupa “English Day Fun” ini adalah salah satu ide yang sudah dapat terealisasi. Ide yang lain? Masih banyaaaak!! Mau bergabung?

Wisata Bernama Perpustakaan Kota

Gedung baru perpustakaan kota Salatiga adalah salah satu tujuan wisata edukasi yang layak direkomendasikan. Berlokasi di Jalan Adi Sucipto, bersebelahan dengan kantor Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga, dan berada di jantung lokasi edukasi salatiga. Bagaimana tidak? SD, SMP, dan SMU banyak yang berada di sekitar lokasi itu. Belum lagi perkantoran dan pusat pemerintahan Salatiga. Strategis.

Gedung berlantai 3 itu dibangun dengan bentuk unik. Kayak masjid, kata Hanif. Ada halaman parkir luas dan air mancur — yang sesekali dinyalakan — sebagai tambahan daya tarik untuk anak-anak usia balita. Hanif adalah salah satu anak yang sangat terpikat dengan situs ini. Jadilah, dua hari sekali kami mengunjungi perpustakaan. Sambil pinjam buku, tentu.

Hanif belajar tentang aturan main berkunjung ke perpustakaan. Lebih memilih menaiki lantai dua lewat jalan miring untuk pengunjung berkebutuhan khusus, Hanif belajar mendaki di jalan curam tersebut. Agal terlalu curam sebenarnya. Apalagi jika diperuntukkan kepada pengunjung berkebutuhan khusus. Tapi Hanif tidak kenal istilah curam. Yang ada adalah senang. Hahaha

gedung

Masuk ke gedung utama, Hanif akan memilih loker berkunci yang masih kosong. Meski semua loker awalnya berkunci, beberapa loker sudah kehilangan kunci dan bahkan pegangannya copot. Haduh.

“Bu Niken, ini.. kosong!!”  jika tangan mungilnya sampai, maka ia akan membuka tas ransel Stawberry-nya  dan berbaik hati meletakkannya ke dalam loker. Topinya tak ketinggalan.

“Oke,” saya akan mengikuti jejaknya.

“Dikunci, Bu Niken!” Hanif mengingatkan. Alhamdulillah Hanif mulai paham bahwa adanya loker berkunci itu bukannya tanpa tujuan. Ia tak terpengaruh dengan banyaknya loker berisi barang yang dibiarkan penggunanya terbuka tanpa dikunci.

“Oke,” saya akan mengikuti instruksinya.

“Kuncinya masuk ke dompet, Bu Niken!” (sekali lagi) saya akan mengikuti petunjuknya. Hehe

Beres dari urusan loker, kami akan “check-in” di meja pengembalian buku. Jika pun tidak ada buku yang kami kembalikan, kami akan masuk ke bagian menarik berikutnya: pintu putar.

pintu (1)

Pintu putar perpustakaan yang disebut turnstile ini merupakan tahapan seru untuk Hanif. Ia akan asyik mendengar bunyi klik dan menikmati putarannya tiap kali ia melewatinya. Terkadang bahkan ia suka iseng keluar masuk pintu itu dan menikmati sensasinya. Hihihi

Tak berlama-lama dengan pintu putar, kami akan naik ke lantai dua yang di sepanjang tangganya dihiasi foto-foto Salatiga tempo doeloe. Yang jadi favoritnya Hanif adalah foto andong yang berderet-deret di depan bioskop lama Salatiga. Sebenarnya, ia fokus ke gambar andong alias kereta kudanya sih.. Tak peduli itu settingnya Salatiga jaman sekarang atau tempo doeloe. Hehehe. Tapi, saya tidak mau melewatkan kesempatan begitu saja. Momen Hanif mengagumi gambar kuda itu saya gunakan untuk menceritakan sejarah Salatiga berdasarkan keterangan foto yang ada. Sambil menyelam minum air. Hehe

Lantai dua penuh berisi buku. Saya akan membebaskan Hanif hinggap di rak manapun yang ia suka. Terkadang bahkan ia duduk manis di meja komputer tempat mencari koleksi secara cepat. What a me timeeee. Saya pun tersenyum lebar setiap kali di perpustakaan.

Gambar diolah dengan cropmom.com dan Photoshop (nikentfalimah.wordpress.com)

Setelah puas di lantai dua, Hanif pun belajar tata cara meminjam buku. Antri sudah pasti. Saat ada pengunjung yang menyerobot antrian, Hanif seringkali bilang dengan suara mungilnya,”Antli dulu!”. Memang perpustakaan ini belum dilengkapi jalur antrian yang pasti akan sangat berguna jika sedang ramai. Namun, tetap saja, karakter tertib mengantri memang harus dimiliki oleh setiap pengunjung dengan atau tanpa jalur antrian.

Adegan scanning barcode buku dan pengecapan tanggal kembali di kartu buku juga merupakan adegan menarik untuk Hanif. Biasanya, ia akan minta didudukkan di meja sebelah komputer peminjaman dan mengamati proses buku pinjamannya. Tinggi badannya belum cukup tinggi untuk berdiri mengamati. Hee.

Beres dengan aturan main peminjaman, kami akan kembali ke loker tas dan Hanif akan mencari angka yang sama dengan kunci yang ia pegang. Seru sekali melihat Hanif mengurutkan dan mencari bentuk yang sama dengan angka di kunci. Sejauh ini ia sering berhasil menemukan yang sama. Alhamdulillah.

Adegan turun lewat jalan miring dan melihat air mancur pun diputar kembali.

***

Beruntungnya kami tinggal di Salatiga. Kota kecil yang selalu memberi banyak cerita. Rupanya, perpustakaanpun sangat menyenangkan menjadi tujuan wisata. Dan semoga perlahan menumbuhkan bibit-bibit muda yang semangat bergelora mencintai membaca. Aamiin

Event Penulisan “Beautiful Story:Me, Books, and My Kids”

Notifikasi email masuk secara otomatis saya buka dan saya mendapati sebuah email hangat berisi undangan.

Assalamu’alaikum Bu  Niken…

Pa kabar? salam kenal ya..saya  Yanti,penyuka buku dan dunia perbukuan..Saya baca tulisan Ibu di buku :Hei,ini Aku Ibu Profesional”.Buku yang Inspiratif,.Like It 🙂

Kami mau mengundang Ibu untuk ikut berpartisipasi dalam event penulisan “Beautiful Story: Me,books and My Kid’s”. Temanya bebas di seputar buku dan dunia perbukuan,mkn moment indah berburu buku bersama anak,membacakan buku,mendongengkan,diskusi seputar isi buku,menjawab pertanyaan cerdas anak-anak,apa aja deh seputar buku,cerita yang kita dan anak terlibat dalam aktifitas itu.

Segera saa saya berburu informasi lebih lanjut tentang event tersebut untuk dapat saya bagikan lebih lanjut ke teman-teman. Berikut informasi resminya:

Selamat datang di AmanyBook..:)

Pa kabar Ayah dan Bunda?semoga selalu dalam kondisi prima menyiapkan generasi terbaik,semoga Allah berkahi setiap aktifitas kita..

Di Februari Ceria ini AmaNY Milad lho..Di Milad yang ke 3 ini kita berbagi kebahagiaan dengan mengangkatkan event Berbagi Cerita “ Beautiful Story: Me.books and My Kid’s”

Kisah Indah: Aku,buku dan anakku..

Ayo Ayah dan bunda berbagi cerita –cerita seputar buku,mungkin ada moment indah saat hunting buku,beli buku,membaca isi buku,mendongengkan isi buku,apa aja deh seputar dunia perbukuan..temanya bebas,mungkin kisah lucu,sedih asal seputar buku,okay?

Hadiahnya apa ya?

1.Pemenang Pertama: 1 set Kisah Para Sahabat nabi senilai Rp.3.500.000

2.Pemenang kedua: 1 set Ensiklopedia Anak Pintar senilai Rp 2.400.000

3.Pemenang ketiga ; 1 set Seri Asmaul Husna senilai Rp 1.000.000

Dan 5 set Seri mengenal Allah,sebagai hadiah tambahan untuk tulisan menarik lainnya.

Wow..Boleh sambil Koprol 😀

Ayo ayah dan bunda,jangan biarkan kisah indah hanya mengisi kenangan saja,berbagilah bersama kami dan dapatkan peluang memenangkan buku-buku Keren ini untuk putra putri tercinta.

Email ke amanybook@gmail.com ya..ditunggu sampai akhir Febr ini,Pemenang akan diumumkan di web ini dan di fanpage kami BukuAmaNY dan twitter kami @AmanyBook..buat peserta silahkan like fanpage dan follow twitternya ya..

Insya Allah,jika cerita/naskah yang dikirim layak terbit,kita akan bukukan dan terbitkan,seluruh Royaltinya akan disumbangkan untuk pendirian pustaka di Daerah-daerah terpencil.Ayo buruan nulis..Kapanlagi bisa berbagi cerita,dapat buku keren sekaligus beramal.di tunggu yaa..

Jika ada yang mau tanya-tanya silahkan kontak Bunda Yanti di 081322743725,di tunggu (kata Bunda Yanti sampai dengan 28 Februari 2013) ya:)

Yuk, kita menulis lagi! ^_^

Buku Baru

bookRabu siang itu, tiba-tiba sebuah notifikasi email masuk membuat hp saya berkedip-kedip. Reflek saya buka dan rupanya sebuah kejutan manis menanti saya. Buntelan buku dari MIC Publishing bakal dibagikan gratis kepada para penulis Bye-Bye Office! Siapa yang akan menolak rejeki semacam itu? Rupanya kejutan bagi para penulis buku Bye-Bye Office masih bersambung hingga hari ini.

Segera saja saya meluncur ke website MIC untuk memilih deretan buku yang (mungkin) akan menarik untuk say abaca. Tak lama, daftar buku yang saya lirik sudah terkirim dan saya penasaran dengan tanggapan MIC. Maklum saja, buku yang saya pilih tidak Cuma satu, dua, atau tiga tapi enam. Hehehehe..

Jawaban MIC datang tak lama kemudian. Intinya daftar buku yang saya kirim akan dijadwalkan dan meminta kesediaan saya menulis review setiap buku yang saya terima. Oke, tidak masalah. Untuk beberapa buku gratis, menulis review bukanlah sesuatu yang berlebihan untuk mereka minta sebagai kompensasi. Jadilah kami sepakat. MIC akan rutin  mengirim buku gratis untuk saya dan saya akan menulis review untuk buku-buku tersebut.

Alhamdulillah, saya sungguh bersyukur bahwa sekali lagi kegemaran akan menulis membawa saya ke sebuah surga yang lain. Surga bernama buku gratis yang dikirimkan untuk saya. Memang, ini bukan kali pertama saya mendapat buku gratis. Tapi… selalu ada bahagia tersendiri saat mendapatkan hadiah berupa buku. Melebihi hadiah-hadiah berupa benda lain. Jadi, jika ingin memberi hadiah kepada saya, gampang saja. Berikan buku bermutu untuk saya, dari genre apapun akan saya terima dengan tangan terbuka. Hehehehe #Eh?

a Chapter of Kindness

Sekuel kedua dari kisah-kisah penuh hikmat yang digarap oleh Transformer Community ini berkisah tentang kindness: sebuah hadiah yang selalu bisa diteruskan ke setiap orang dan pasti kembali. Begitu kata cover depan buku ini dan saya rasa itu sangat benar. Kebaikan hati yang tulus ibarat sebuah boomerang – selalu kembali pada orang yang mengamalkannya (hal. v)

kind

Tetap mempertahankan tampilan ilustrasi detail anggun khas MIC – yang saya suka, menjadikan 15 kisah terpilih di dalamnya terasa membelai ringan kesadaran dan pemaknaan pembaca.

“Yang terhormat, Mr. Leroy, terima kasih karena Anda telah mengucapkan “tolong” setiapkali Anda meminta saya mengerjakan sesuatu yang sesungguhnya adalah tanggung jawab saya. Terima kasih karena Anda telah mengucapkan “maaf” ketika menegur saya, untuk mengingatkan dan berusaha memberi tahu kesalahan yang telah saya lakukan, semata-mata karena ingin saya mengubah kesalahan itu menjadi kebaikan. Terima kasih karena Anda selalu mengucapkan terima kasih atas setiap hal kecil yang saya kerjakan untuk Anda.

Terima kasih atas semua penghargaan yang Anda berikan pada orang kecil seperti saya, sehingga saya bisa menjalankan tugas dengan percaya diri, tanpa merasa rendah maupun kecil. “ (hal. 106)

Kutipan kalimat motivasi para tokoh terkenal dunia yang menjadi benang merah cerita menjadikan setiap kisah lebih berbobot untuk dibaca. Footnote langsung di halaman yang bersangkutan juga merupakan loncatan yang membuat buku ini lebih ergonomis untuk dibaca.

Serba-serbi kisah baik berupa biografi singkat tokoh utama cerita, atau sumber kisah tersebut belum tertuang dalam buku ini. Kesan akan kisah yang disajikan akan lebih kuat karena pembaca diajak untuk menyadari bahwa kisah tersebut benar-benar terjadi. Pada buku ini, saya masih harus menyimpan rasa penasaran terhadap Transformer Community yang sekali lagi belum dijelaskan profilnya. Mungkin di sekuel ketiga nanti, rasa penasaran saya bakal terjawab. Semoga.

Judul buku          : a Chapter of Kindness

Penulis                 : Transformer Community

Penerbit              : MIC Publishing

Tebal buku         : x + 182 hal

Ukuran buku      : 11 x 16 cm

Harga                    : Rp. 40.000,-

A Chapter of Happiness

Satu-satunya benih yang bisa Anda tebarkan dalam diri semua orang dan pasti bertumbuh.

Kalimat di cover depan buku kecil indah ini menggelitik saya untuk segera membuka bungkus plastiknya dan mulai membaca. Sekali lagi, buku terbitan MIC ini begitu indah di mata saya. Detail ornament di setiap halaman nampak dibuat dengan cermat dan anggun. Pada pandangan pertama, saya suka buku ini.

Gambar

Menyuguhkan 15 cerita tentang pencarian, pemaknaan, dan pemilihan bahagia yang mungkin sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari namun terlewat untuk kita maknai.

Kehidupan kita ini ibarat teh melati. Pekerjaan, harta, dan jabatan adalah cangkir yang membungkus kehidupan kita. Jenis cangkir yang digunakan tidak akan menggantikan kualitas kehidupan kita. Demikian pula kebahagiaan kita. Sayangnya, seringkali kita terlalu berfokus pada cangkir dan lupa menikmati teh melatinya. (hal. 15)

Saya tidak menyimpan dendam kepada mereka. KAta-kata yang sengit tidak akan menghidupkan Marie kembali. Saya akan berdoa mala mini dan setiap malam agar Tuhan mengampuni mereka. (hal. 39)

Saya tidak akan pernah tahu apakah langkah yang saya ambil adalah langkah terakhir. Saya berusaha melakukan segala sesuatu yang saya bisa, baik bagi diri saya maupun  bagi orang lain. (hal. 72)

Jika Anda benar-benar ingin membalas pertolongan saya, Anda hanya perlu meneruskan kebaikan ini dengan cara menolong orang lain. Jangan biarkan lingkaran kebaikan ini berakhir pada diri Anda. (hal.109)

Begitulah, buku setebal 174 halaman ini sarat dengan berbagai kisah inspirasi yang setidaknya akan membuat kita memandang kehidupan dari sisi yang berbeda. Memang, sebagaimana diakui oleh penerbit dalam kata pengantarnya, adalah tidak mungkin memuat semua kebijaksanaan yang ada di dunia ini dalam sebuah buku sekecil a Chapter of Happines. Setidaknya, buku ini bisa menjadi awalan yang baik untuk memasuki dunia penuh hikmat yang mengagumkan itu.

Sedikit ganjalan untuk buku ini adalah ketiadaan penjelasan tentang Transformer Community yang didaulat sebagai penyusun buku. Sampai halaman terakhir, pertanyaan saya tentang siapakah Transformer Community tetap tidak terjawab. Menurut saya, sayang sekali jika poin ini tidak diisi pada buku-buku berikutnya.

Oiya,  soal penjelasan beberapa istilah lokal menurut saya aka lebih indah jika diposisikan sebagai footnote di setiap halaman yang bersangkutan, bukan di akhir tulisan. Ruang di akhir tulisan akan lebih manis jika digunakan untuk ruang bercerita tentang serba-serbi kisah. Bisa tentang biografi singkat tokoh utama cerita, atau sumber kisah tersebut. Kesan akan kisah yang disajikan akan lebih kuat karena pembaca diajak untuk menyadari bahwa kisah tersebut benar-benar terjadi. Pembaca akan menangkap pesan utama buku motivasi ini dengan lebih gamblang, “ Jika mereka bisa, mengapa kita tidak?”

Bahwa kehidupan adalah mengenai pilihan yang kita buat setiap hari. Demikian juga kebahagiaan dan kekuatan. (hal.127)

 

Judul buku          : a Chapter of Happiness

Penulis                 : Transformer Community

Penerbit              : MIC Publishing

Tebal buku         : x + 174 hal

Ukuran buku      : 11 x 16 cm

Harga                    : Rp.40.000