Ibu Insinyur

Customer dapur bu niken yg satu ini memang spesial. Di usianya yg hampir 19 bulan, kami masih berjuang mencari sesuatu yg bisa mengenyangkan perutnya setiap hari.

Bubur saring? Bweeeh…

Bubur instan? Brrrrr…

Finger food? Cip.. cip.. cip.. bweeeh…

Ohlalaaa…

###

Di usianya yang setahun lewat, sempat berkenalan dengan biskuit mpasi depkes. Si ibu malah baru tahu ada makanan begituan. Dibagikan di posyandu, katanya.

Tante Sindu Atmalia pertama kali mengenalkan gara2 jatahnya tak termakan. Alhamdulillah suka.. mulailah berburu biskuit itu. Mbak Nisa Bunda Kaana berbaik hati berbagi biskuit yg sama.

Stok tak berusia lama. Mencoba memberanikan diri ke puskesmas dan minta, demi kelanjutan makan si bungsu yg dicinta.

“Wah, nama anak ibu tidak terdaftar. Mengajukan dulu ya ke posyandunya”

Ohlalaa.. baiklah, baiklah.. aturan tetap aturan. Front liner hanya menjalankan mandat.

Datanglah ke posyandu.

“Yang diajukan adl yang dari keluarga kurang mampu, bu”

Ohlalaaaaaa…

***

Sepulang dari liburan akhir semester lalu, alhamdulillah semangat “makan”nya mulai tumbuh. Namun, masih blm nendang utk anak seusianya.. gali lagi. Nge-lab lagi..

Nemu resep eyang prof di buku imunisasi si sulung. Bismillah..

Melihat si bungsu ini mangap mangap minta lagi dan lagi ituuu… rasanya lebih luar biasa dibanding pemberitahuan dapat gaji ke-13 T.T

***

“Kalau di perusahaanku dulu, ada namanya supply dasar yg harus terpenuhi. Ini.. yang tak arsir. Biasanya kami pakai pembangkit yang beroperasi non stop. Yg paling murah ya PLTA.

1

“Setelah supply dasar aman, baru kami gunakan sumber energi yg fluktuatif krn kita ga bisa menyamaratakan pemakaian tiap rumah tangga. Sejauh ini yg digunakan adl bahan bakar fosil.

“Nah, kaitannya sama si bungsumu itu.. amankanlah supply dasarnya. Kl sdh ketemu, ya pagi siang sore gunakan terus. Di sela2nya, kenalkan jenis makanan lain. Jd tumbuh kembang dasarnya sudah aman.”

Hmm.. masuk akal. Obrolan meja makan selalu seru dan lamaaaa, jauh lebih lama dari makannya itu sendiri.

“Eh tapi ada satu hal yg ga bisa disamakan dong, gpa..

“Faktor bosan di supply dasar itu ga muncul di pembangkit. Mau dikasih air terus ya dia teruuus muter bikin listrik.

“Lha kalau bayi dikasih makan ituuuuu terus kan suatu saat sampai di titik enegnya.

Gpa tertawa. “Ya tugas ibunya bikin supply dasar yang ga cuma itu2 aja.”

Skak mat.

#ODOPfor99days
#day13

Ayam Krispi Salad Sayur

Judulnya, kehabisan lauk untuk makan malam.
Judulnya lagi, lupakan diet.. Kelancaran pabrik ASI jauh lebih penting untuk dipentingkan :p

Menguprek-uprek kulkas untuk membuat sesuatu yang bisa mendukung kelancaran pabrik ASI malam ini [baca: alasan] dan menemukan sebungkus sayap ayam mentah beku, sedikit sayuran, dan mayonais. Hmm.. langsung teringat salah satu menu kantin Nais Cafe jaman kuliah dulu. Dengan sedikit modifikasi, tentu..

Maka, jadilah ayam tepung krispi + salad dengan dressing mayo ini. Semuanya pakai takaran secukupnya ya. Dimasak-masak sajalah..¬†ūüėÄ

aya,

Bahan A:
ayam fillet, potong kasar
bawang putih
garam
saus tiram

Bahan B:
tepung terigu
garam
merica bubuk
kaldu bubuk
air

Bahan C:
tepung terigu
garam
merica bubuk
kaldu bubuk

Bahan D:
kubis, iris halus
selada, iris halus
wortel, parut dengan parutan keju
mayonais

Cara membuat:
1. Marinate bahan A sekitar 15 menit
2. Campur semua bahan B sampai kekentalan secukupnya
3. Masukkan bahan A ke bahan B. Jadilah bahan E.
4. Siapkan minyak panas, deep frying
5. Masukkan sedikit demi sedkit bahan E ke bahan C. Gulingkan sampai terbalut tepung, goreng sampai kuning keemasan.
6. Salad: susun bahan D, hidangkan dengan ayam goreng krispinya.

Selamat mencoba kiki emotikon

Oiya, ayam ini bisa lho diganti dengan ikan, tahu, atau apapun yang pingin dibikin skripsi eh krispi grin emotikon

‪#‎ODOPfor99days‬
‪#‎day5‬

Churros Josss

Ternyata, ada juga jenis makanan internasional yg si bapak blm tahu. Hehe.. sekali ini berasa di atas angin :p

Cemilan dari Spanyol ini sempat booming beberapa bulan lalu. Tetap menggunakan prinsip tanpa oven, tampa mikser, serba gampil. Hehehe. Perkenalkan.. inilah Churros.

Churros tergolong jenis adonan rebus, yg kita sudah sering lihat dan rasakan adalah kue sus. Perbedaannya ada di finishing adonan krn churros penyelesaiannya adl digoreng dg deep frying alias dg minyak banyak.

curos

Mikser sebenarnya akan sangat membantu dalam mendinginkan adonan sblm ditambahkan telur. Tapi, tak ada mikser, sendok pun jadilah. Siapkan saja tangan gedenya :v

Bahan A:
250 ml air
118 gr margarin
1/4 sdt garam

Bahan B:
180 gr terigu protein sedang, ayak

Bahan C:
4 butir telur

Topping:
Gula halus/ selai coklat/ es krim/ apapun sesuai selera

Cara membuat:
1. Rebus bahan A sampai mendidih, matikan kompor.
2. Masukkan bahan B, aduk cepat dg segera sampi kalis.
3. Aduk terus adonan sampai uap panas hilang.
4. Masukkan jari dlm adonan. Jika sdh terasa nyaman, maka adonan sdh aman.
5. Masukkan telur sebutir, aduk rata. Masukkan lagi sebutir, aduk rata. Ulangi terus sampai telur habis dan terbentuk adonan pasta yang kental.
6. Masukkan adonan dalam kantong segitiga, siapkan spuit bintang.
7. Panaskan minyak dlm jumlah banyak dalam wajan datar.
8. Masukkan adonan yg sdh dibentuk dg spuit ke minyak panas, goreng sampai kuning keemasan. Sajikan.

Insyaallah akan jadi cemilan favorit anak2 krn enteng dan nagih. Hisyam saja yg picky eater doyan bangeeet alhamdulillah ‚̧

Share dong churros buatan teman2 ūüėČ

‪#‎nomixer‬
‪#‎nooven‬
‚Ä™#‚Äéeasybaking

Fluffy Pancake with Homemade Buttermilk

Dapat nilai A untuk pancake ini dari si bapak. Alhamdulillah.. akhirnyaaa..:v

Agak minder juga awalnya saat mengajukan pancake sbg menu sarapan kemarin. Bukan apa2.. pancake buatan si bapak seringkali jauh lbh enaak drpd buatan saya. Padahal katanya pancake adl menu yg simpel bgt, tp tak jarang pancake buatan saya malah kayak ongol ongol¬†ūüė¶

Alhamdulillah, cocok bgt pk resep mb hesti¬†dengan¬†penyesuaian berdasar bahan yg ada, spt biasalah..¬†ūüėÄ

Fluffy Pancake

Bahan :
– 1 cup terigu protein sedang
– 1 sdt baking powder
– 1/2 sdt baking soda
– 1/4 sdt garam halus
– 1 1/2 sdm gula pasir
– 1 butir telur ukuran besar, kocok lepas
– 130 – 150 ml buttermilk (susu cair yang diberi perasan 2 sdm air jeruk nipis lalu diamkan 10 menit)
– 2 sdm unsalted butter, lelehkan (saya pakai margarin biasa)

Cara membuat :

  1. Aduk rata semua bahan kering. Masukkan telur, susu cair dan butter leleh. Aduk asal rata.
  2. Panaskan wajan anti lengket dengan api sedang. Tuang 1 sendok sayur adonan. Biarkan berlubang-lubang dan pinggirannya agak kering sekitar 2 1/2 menit.
  3. Balik adonan. Apabila sudah kuning kecoklatan angkat, sekitar 1 menit.
  4. Sajikan hangat dengan butter dan madu atau sesuai selera.

 

Dan jadilaaah.. pancake yg fluffy ini.. lembut dan ringan sekali teksturnya. Bisa disajikan dg madu, es krim, ovomaltine, buah potong, atau dikudap begini saja juga enak.

pancake

Hati2, pancake ini dominan karbohidrat. Jadi, kombinasikan dg buah potong agar ada serat cukup dlm sarapan kita yaa. Selamat mencobaa¬†ūüėČ

#ODOPfor99days
#day12

Fried Chicken Secret

Salah satu makanan favorit Hanif adalah ayam dan segala macam olahannya. Saat Institut Ibu Profesional Salatiga mengadakan workshop membuat ayam goreng crispy, tentu saja saya tidak mau ketinggalan mengamati  proses-proses pembuatannya. Meski disambi momong Hanif, motret, dan membuat catatan singkat, alhamdulillah rahasia membuat ayam goreng crispy bisa saya tangkap dengan cukup baik. Kali ini, saya akan membagikan kepad ateman-teman karena saya yakin, ayam goreng crispy merupakan salah satu lauk favorit keluarga di seluruh dunia. Ibu yang bisa membuatnya pasti akan menjadi makin keren di mata para buah hatinya. Hehehe

Gambar

Ternyata, memang ada rahasia dalam membuat ayam goreng crispy yang renyah dan menggoyang lidah itu lho! Alhamdulillah, Institut Ibu Profesional Salatiga berkesempatan menggelar cooking workshop bertema ‚ÄúFried Chicken Secret‚ÄĚ pada 15 Mei 2013 lalu dengan narasumber Ibu Rini dari Yoghurt Memory 84.

Cooking workshop ini dengan antusias diikuti oleh para ibu, termasuk saya, sehingga peserta terus bertambah hingga hari-H, meskipun pendaftaran telah ditutup pada hari sebelumnya. Total terdiri dari 43 orang ibu dan remaja putri yang terbagi dalam dua sesi, yaitu sesi pagi (jam 09.00 ‚Äď 11.30 WIB) dan sesi siang (jam 14.00 ‚Äď 16.30 WIB).

Gambar

Namanya juga workshop, maka acara kami kali ini lebih banyak waktu untuk praktek. Terlebih saat resep dibagikan kepada peserta. Ternyata dari segi bumbu, crispy fried chicken ini relatif sama dengan bumbu ayam goreng yang biasa kita gunakan. Berikut bumbu untuk 1 ekor ayam:

10 butir bawang putih

1 ruas jahe

2 sdt merica

¬Ĺ¬† biji pala

Garam dan gula pasir secukupnya

Bumbu yang digunakan adalah bebas MSG, sehingga prinsip ibu profesional untuk menghidangkan masakan yang bergizi dan sehat untuk keluarga terus dipegang teguh. Komposisi gula dan garam yang tepat dapat menciptakan cita rasa gurih yang biasanya diberikan oleh MSG.

Untuk adonan crispy, yang digunakan adalah tepung terigu khusus untuk goreng-gorengan, garam dan gula secukupnya, serta lada hitam halus. Kalau lada hitam tidak ada, lada putih alias merica halus pun tidak mengapa.

Alat utama yang digunakan adalah

1 buah baskom besar yang dindingnya agak tinggi

2 buah saringan besar

1 buah baskom berisi air dingin

Wajan dan kompor

 Gambar

Oiya, satu ekor ayam di atas, bisa dipotong menjadi 20 potong kecil siap santap lho. Pemotongan ayam itu sendiri harus diperhatikan karena pemotongan yang salah akan menghasilkan ayam goreng crispy yang berdarah-darah (hohoho.. bahasanya). Tapi benar, pemotongan ayam harus tepat pada sendinya, sehingga tidak ada pembuluh darah yang terpotong. Pembuluh darah yang terpotong akan membuat sisa darah merembes keluar saat digoreng nantinya. Itulah mengapa, terkadang kita mendapati daging ayam yang berwarna hitam selepas digoreng.

Sayat-sayatlah daging ayam yang sudah dipotong-potong kecil, agar saat digoreng nanti bisa masak benar bagian dalamnya. Jika kita tidak menyukai bagian kulitnya, kulit bisa dipisahkan dan bisa diolah tersendiri nantinya.

Terigu yang sudah ditempatkan pada baskom tinggi diberi bumbu dan diaduk dengan tangan hingga tercampur benar. Sesekali icip rasanya untuk mendapatkan kegurihan yang pas. Sambil mempersiapkan tepung ini, rendam ayam dengan bumbu yang sudah dihaluskan (matur nuwun, mb wido atas catatan resep dan masukannya yaa).

Memasukkan ayam yang telah dibumbui ke dalam tepung pun ada rahasianya. Alih-alih ditekan-tekan, cara menempelkan tepungnya adalah dengan dikepyur-kepyur-kan naik turun (apa ya bahasa indonesianya? Hee). Tidak lama-lama, 10 kali naik turun saja.  Lalu, letakkan ke saringan pertama untuk merontokkan tepung yang menempel terlalu banyak. Segera pindahkan ke saringan kedua dan celupkan ke dalam air dingin (suhu ruang) sekitar 10 detik. Tuang lagi ke tepung dan ulang adegan kepyur-kepyur naik turun, lalu masukkan ke saringan pertama untuk dirontokkan kelebihan tepungnya. Goreng dalam minyak yang terendam (deep frying) dan api sedang agar matang sampai ke dalam daging ayamGambar.

***

Tepat sehari setelah workshop, Hanif minta dibuatkan ayam goreng crispy. Hohoho.. yang kemarin hanya melihat sambil potret-potret, mau tak mau harus praktek di dapur sendiri. Alhamdulillah hasilnya sesuai contoh,meskipun bumbu ayam yang digunakan adalah versi saya sendiri karena saya lupa mencatat bumbu di workshop. Heheh.  Untuk bumbu yang saya tulis di atas, sudah bumbu workshop kok. Hehehe. Selamat mencoba!

 Gambar

April Festival Part 1: Berkreasi dengan Yoghurt

Yoghurt? Apa itu?

Beberapa dari kita mungkin melontarkan pertanyaan tersebut karena balum akrabnya kita dengan minuman unik yang satu ini. Bahkan, yang pernah mengicipnya pun tak jarang masih mengerenyitkan kening saat yoghurt disebut. Yang terbayang adalah minuman berasa asam dan aneh di lidah.

Eits, tunggu dulu! Yoghurt sebagai salah satu olahan susu tidak melulu asam kok. Mau tahu?

Institut Ibu Profesional Salatiga pada 9 April 2013 lalu mengadakan Field Trip ke home industry yoghurt yang ada di Pulutan ‚Äď Salatiga. Ibu Rini selaku owner Yoghurt Memory 84 ini dengan ramah membagikan ilmunya tentang aneka kreasi yoghurt yang menepis citra asam dari yoghurt. Bahkan tak tanggung-tanggung, kami disuguh langsung berbagai hidangan berbahan yoghurt seperti risoles rogout saus yoghurt, mendoan yoghurt, tahu petis yoghurt, puding yoghurt, es krim yoghurt, dan yoghurt drink. Wowww, kami serasa berpestaaa!

Gambarl

Ternyata yoghurt itu sendiri menyimpan banyak manfaat lho. Sedikitnya ada sepuluh manfaat yoghurt yang disebutkan Ibu Rini. Fakta menariknya, yoghurt ini aman untuk penderita maag karena asam yang terbentuk pada yoghurt adalah asam laktat yang justru menyembuhkan luka pada dinding lambung penderita maag. Mbak Nikmah yang sedang sakit maag langsung ‚ÄúCling!‚ÄĚ (baca: bersiap memborong yoghurt di sesi belanja. Hihihihi)

Proses pembuatan yoghurt yang dilakukan Ibu Rini awalnya benar-benar berbasis peralatan rumah tangga. Artinya, pembuatan yoghurt bisa dilakukan oleh siapa saja di rumah. Beliau menjelaskan langkah-langkah pembuatan yoghurt dari susu murni sampai menjadi yoghurt siap saji. Tentu saja, untuk mencapai kualitas yoghurt seperti yang Ibu Rini hasilkan saat ini, percobaan demi percobaan tidak lelah dilakukan. Namun, jangan khawatir, usaha Ibu Rini saat ini sudah sanggup menyediakan bibit bakteri Lactobacillus bulgaricus untuk menjadi starter pembuatan yoghurt dari rumah.

Gambar

Fakta menarik dari yoghurt ini adalah tidak adanya hasil sampingan yang terbuang. Meskipun saat finishing yoghurt dilakukan penyaringan dari ampas susu dan kotoran-kotoran yang mungkin masuk selama pembuatan, hasil saringan tersebut masih dapat digunakan sebagai masker wajah yang bermanfaat melembutkan dan melembabkan wajah lho. Siapa mauuu?

Selepas dari ruang tamu untuk menerima penjelasan seputar yoghurt, kami beranjak ke dapur untuk mulai praktek membuat hidangan dari yoghurt. Hidangan yang kami buat adalah puding yoghurt toping whipped cream and chocolate serta es krim yoghurt. Sederhana sekali, namun kesan yang ditampilkan adalah beda. Prinsip dasarnya sama dengan pembuatan puding dan es kripm biasa. Namun jika biasanya yang digunakan adalah susu, maka takaran susu kali ini hanya setengahnya dan digantikan dengan yoghurt plain. Jadi, separuh susu dan separuh yoghurt.

Gambar

Sambil  menunggu puding siap hidang, kami tidak melewatkan menjelajah etalase toko Yoghurt Memory 84 yang penuh dengan yoghurt aneka rasa, es krim aneka rasa, dan risoles. Untung saja stok yang disediakan lebih dari cukup, rupanya tak sedikit dari kami yang langsung muncul insting wirausahanya dan langsung mengambil banyak untuk dijual kembali. Hihihihi.

Field Trip ke home industry yoghurt kali ini diselenggarakan dalam dua sesi, yaitu sesi pagi dan siang. Alhamdulillah, peserta kuliah Institut Ibu Profesional Salatiga kelas sore sangat bersemangat menyambut kesempatan belajar ini karena ada alternatif penyelenggaraan selepas jam kerja. Meskipun sesi siang diguyur hujan lebat, semangat ibu-ibu kelas sore sungguh luar biasa. Mereka tetap berangkat dan semangat! Saluuut!

Gambar

Terima kasih banyak kepada Ibu Rini dari Yoghurt Memory 84 atas sharing ilmunya, mbak Nunuk yang mengawal sesi pagi dan siang, dan seluruh peserta Field Trip Institut Ibu Profesional Salatiga. Sampai jumpa di Filed Trip berikutnya yaaa!

Welcome 2011, Welcome Green Minimalist!

Green Minimalist Green Minimalist homeshady.com

Anda pernah dengar kalimat ‚ÄĚRumah selalu mencirikan karakter penghuninya‚ÄĚ? Yups, kalimat iklan acara tentang hunian di salah satu televisi swasta itu langsung mengingatkan Glow Up pada anda. Karakter kuat anda untuk selalu mengikuti tren membuat Glow Up ingin mencari tahu tentang tren hunian 2011 dan menuliskannya. Seperti apakah hasilnya?

 

Telisik punya telisik, rupanya tren hunian 2011 masih mengacu pada tren tahun 2010. Mainstream pasar masih meminati hunian gaya minimalis. Jadi nggak ada tren baru dong? Jangan berkecil hati, Glowers. Tentu saja tidak. Gaya minimalis 2011 ternyata mengusung konsep ramah lingkungan hingga membuatnya beda dan siap menjadi tren tersendiri bernama Green Minimalist.

 

Kesadaran masyarakat suburban tentang kelestarian lingkungan turut menjadikan isu pemanasan global sebagai isu penting dalam dunia properti daerah Jabodetabek dan Indonesia pada umumnya. Disadari atau tidak, permintaan untuk rumah tapak, perkantoran, hunian, dan apartemen mulai mengarah pada gaya arsitektur yang mengandung unsur ramah lingkungan.

 

Konsep Green Minimalist tidak hanya berfokus pada pemaksimalan tanaman dalam hunian semata, namun konsep ini memiliki esensi yang lebih dalam. Green Minimalist juga berfokus pada upaya menghadirkan hunian dengan penggunaan material-material ramah lingkungan dan sumberdaya alam yang dapat diperbarui. Bahkan jika memungkinkan Green Minimalist mencoba hadir dengan memanfaatkan bahan-bahan yang sudah ada sebelumnya, tentu dengan modifikasi melalui sentuhan yang artistik.

 

Tren interior hunian 2011 banyak menggunakan warna-warna teduh yang alami seperti merah muda, hijau, atau ocean blue. Tren warna ini berbeda dari tren 2010 yang menggunakan warna tajam yang kuat. Karakter warna tersebut diharapkan akan sangat mendukung keseluruhan karakter interior Green Minimalist.

 

Seperti apa sih karakter interior Green Minimalist? Setidaknya ada lima karakter pada interior  Green Minimalist yang disingkat dalam 5H Green Minimalist Characters.

 

Human 

Semua desain interior Green Minimalist mengacu pada kebutuhan manusia yang lebih bernilai kemanusiaan. Tidak ada lagi nilai-nilai yang mengesankan keangkuhan seperti kotak-kotak besar yang kaku dan berwarna gelap.

 

Honest

Bahan-bahan yang digunakan memiliki nilai-nilai kejujuran sehingga penggunaan bahan-bahan alami menjadi prioritas. Bambu terekspos seperti aslinya dan kayu di-finishing secara alami. Beruntunglah bahwa Glowers hidup di Indonesia dimana bahan kayu sangat berlimpah. Artinya, penggunaan finishing natural pun sudah dapat memperindah rumah Glowers. Namun tentu saja jenis kayu yang digunakan dalam Green Minimalist tetaplah mengacu pada kelestarian lingkungan dan tidak menghalalkan segala jenis kayu tanpa kecuali.

 

Humble

Kesederhanaan interior menjadi poin utama dari desain interior tahun 2011 sehingga desain tersebut akan terkesan membumi dan rendah hati.

 

Homey

Kenyamanan dalam rumah juga menjadi hal yang utama pada interior tahun 2011 karena lebih banyak orang yang memilih untuk tinggal ataupun bekerja di rumah saat ini dan mungkin Glowers termasuk di dalamnya. Suasana rumah yang nyaman akan sangat mempengaruhi mood dari orang-orang yang tinggal di dalamnya.

 

Handmade

Barang-barang interior buatan tangan seperti rajutan, ukiran kayu, serta barang-barang kerajinan tangan lainnya, dapat menjadi pilihan asesoris rumah yang cantik. Tentu saja, dari segi harga, pilihan perabot dan interior tersebut relatif lebih terjangkau dan mudah didapat.

 

Upaya meminimalisasi efek rumah kaca (Green House Effect) mau tak mau memang harus menjadi perhatian para arsitek dan developer hunian untuk memenuhi tren konsumen hunian tahun 2011. Dan voilaaa.. Green Minimalist siap menjadi tren di 2011!

Ide:

(irdazone.wordpress.com)

Dimuat di glowupmagazine.com pada     Sunday, 20 February 2011 19:30

Puding Roti dari Hati

Sekali lagi mengusung misi pemanfaatan bahan sisa yang ada di rumah, saya tergelitik mencari ide resep yang cocok untuk lidah kami serumah. Kebetulan adek saya dan suaminya mampir ke rumah akhir pekan lalu. Semoga bisa menjadi obat lelah perjalanan mereka ya..
 
Wew, di meja makan ada roti tawar beberapa hari lalu yang tak kunjung habis. Juga ada pisang raja yang berukuran raja alias besar-besar sehingga tanggung jika dijadikan buah sekali makan. Ada juga susu bubuk sisa membuat rolade daging kemarin. Humm.. apa yang bisa dibuat ya?
 
Dengan menghitung kepraktisan membuat, karena siapa tahu Hanif terbangun di luar jadwal untuk meminta minum, dan tentu saja kelezatan rasanya, saya memutuskan membuat puding roti. Puding Roti Pisang Keju. 
 
Kudapan ini mudah sekali dibuat karena tinggal plung..plung
..plung..jadi deh.. Mau mencoba?
 

 
Puding Roti Pisang Keju
 
Bahan:
4 lembar  roti tawar
200 ml  susu cair
2 butir telur
2 sdm  gula pasir
3 lembar keju kraft singles (bisa diganti dengan keju parut s
esuai selera
)
2 buah  pisang raja, iris tipis-tipis
 
Hiasan:
Meises, sukade, atau kismis sesuai selera
 

Cara Membuat:

  1. Kocok lepas telur, tuangi susu cair, masukkan gula pasir.
  2. Masukkan roti tawar, hancurkan dalam adonan tersebut.
  3. Masukkan sepertiga bagian keju ke dalam adonan.
  4. Tuang adonan dalam loyang yang telah diolesi mentega.
  5. Atur pisang di bagian atas adonan, tutup dengan sisa keju.
  6. Taburkan hiasan di atasnya. Untuk meises, sebaiknya ditaburkan sesaat sebelum puding dikeluarkan dari oven agar tidak terlalu meleleh.
  7. Panggang dalam oven dengan suhu 250 oC sampai matang. Tusuk dengan tusuk gigi untuk mengujinya. Jika tusuk gigi tetap kering setelah menusuk adonan, berarti puding sudah matang.
 
Nah, mudah sekali, bukan? Soal gizi, tidak usahlah ditanya. Insya Allah begizi tinggi. Cocok untuk kudapan keluarga dan suguhan tamu kita. Rasanya? Humm..yummy..top deh! 

¬†JAN 11, ’11 7:38 AM
UNTUK SEMUANYA

Kue Kukus Gula Merah yang Murah Meriah

Acara pascawalimah adek saya menyisakan semangkuk besar gula merah cair alias kinca yang telah ditinggalkan pasangannya, bubur sumsum. Kesibukan berberes dan perintah untuk banyak istirahat pun membuat si kincaterabai di sudut dapur selama beberapa hari. Hingga akhirnya kemarin mata saya gatal pada pemandangan kincayang begitu-begitu saja. Eh, tambah parah ding, soalnya beberapa semut besar sudah nyemplung dan terapung dangan indah di dalamnya ^^
 
Lagi-lagi¬†googling¬†menjadi langkah pertama saya untuk mencari inspirasi. Dengan pertimbangan kemudahan bahan, kesingkatan waktu pembuatan, dan kesederhanaan proses pembuatan pilihan saya jatuh ke Kue Kukus Gula Merah.¬†Benerangampang¬†banget¬†lho! Sayangnya, saya lupa mencatat sumber resep yang akhirnya saya pakai.. Jadi, mohon maaf yang sebesar-besarnya untuk inspirator saya yang anonim yaa…
 
Inilah resepnya…
 
Bahan:
1 kg tepung terigu
1 kg gula merah, sisir
250 gr mentega
3 butir telur
1 sdt soda kue
1 sdt baking powder
 
Cara membuat:
  1. Lelehkan gula merah dengan menambahkan air secukupnya, dinginkan.
  2. Lelehkan mentega, dinginkan.
  3. Campur tepung terigu, soda kue, baking powder, gula merah cair, dan mentega cair sampai rata.
  4. Masukkan telur, kocok sampai mengembang.
  5. Siapkan cetakan bolu kukus yang telah dialasi kertas kue, isi dengan adonan sebanyak 3/4 bagian.
  6. Kukus selama 30 menit, sajikan.
Gampang kan? ^^
 
Nah, seperti biasa, ada beberapa catatan di balik dapur pembuatan Kue Kukus Gula Merah ini. Apa sajakah?
  1. Misi memasak kali ini adalah “melenyapkan” si¬†kincadari dapur. Jadiii, otomatis saya menggunakan kinca yang sudah ada, tidak lagi menyisir gula merah dan mencairkannya.
  2. Soda kue dan baking powder dapat diganti dengan air soda secukupnya.
  3. Indikator adonan dengan kekentalan cukup adalah ketika diangkat dengan sendok, adonan akan menetes membentuk segitiga yang kontinyu dan kecepatan jatuh yang sedang.
  4. Selama membuat adonan, siapkan pula alat pengukus dengan api besar, sehingga sudah cukup uap dan panasknya ketika akan digunakan.
  5. Alasi tutup pengukus dengan serbet agar uap air tidak menetes pada adonan kue yang dikukus.
  6. Kukus kue dengan api besar. Api besar ditunjukkan dengan sampainya lidah api ke dasar bawah alat pengukus.
Bagaimana hasilnya? Ini diaa…
Oiya, dalam resep aslinya, kue ini diberi nama Bolu Kukus Gula Merah. Namun, buat saya, nama yang cocok untuk kue ini adalah Kue Kukus Gula Merah. Kenapa begitu? Soalnya, tekstur kue ini cenderung padat, tidak selembut bolu kukus pada umumnya. Mengudap satu cup kue ini rasanya begitu mengenyangkan. Saya berpikir, mungkin itu efek penggunaan gula merah ya? *garuk-garuk kepala: ada yang tahu?*
 
Pastinya, kue ini cocok untuk bekal dan suguhan keluarga yang mengenyangkan. Belum lagi soal kepraktisan, gizi, dan keterjangkauan harganya. Murah meriah, bukan? Hehehe ^_^
NOV 15, ’10 6:35 PM
UNTUK SEMUANYA

Nasi Kabsah: Mudah dan Kaya Rempah

Yaaay…lama nian saya tak singgah ke sini. *sapu-sapu debu mode: on*
Afterall, I’m back, friends! Senang bisa kembali ke dunia maya dengan lebih banyak waktu dan mengeksplorasi sudut-sudutnya. Ya, saya sedang belajar menjalankan peran baru dalam perjalanan hidup saya, yaitu menjadi istri rumah tangga dan insya Allah ibu rumah tangga. Sebuah peran yang sudah saya cita-citakan sejak dulu dan sungguh saya bersyukur dapat memulainya pada saat yang tepat.
Baiklah, saat ini saya akan berbagi mengenai salah satu resep masakan yang melipur rindu saya akan kesibukan dapur. Dan rupanya, melipur pula kerinduan suami saya pada hobinya memasak. Jadilah kami berdua memasaknya dengan riang gembira.
Nasi Kabsah merupakan masakan nasi berbumbu khas Saudi yang biasanya disajikan dalam nampan besar dan dimakan bersama 4-7 orang. Nasi Kabsah memiliki aroma rempah dan tampilan yang menggugah selera. Bahan-bahan yang diperlukan pun sangat mudah kita peroleh di tukang sayur keliling apalagi pusat perbelanjaan. Pembuatan Nasi Kabsah juga sangat mudah.
Kami mendapatkan resepnya setelah googling dan horraaay…¬†blog abo sulaiman¬†berbaik hati menyajikan resepnya, dilengkapi dengan tips-tips pembuatannya. Inilah dia…
Bahan:
200 gram daging sapi yang sudah direbus (empuk)
500 gram beras (sebaiknya beras basmati)
700 liter (atau secukup nya sesuai jenis beras) air kaldu dari rebusan daging
1 buah bawang Bombay rajang halus
2 siung bawang putih rajang halus
2 buah tomat potong kotak-kotak kecil
1 sdm tomato paste
1 sdt mix spice (bisa bumbu kari atau bumbu kambing)
1 Chicken block
3 buah cabe hijau
1 lembar daun salam
1 sdt jintan
4 kapulaga, 4 cengkeh, 1 cm kayu manis (semua optional)
2 sdm minyak untuk menumis
Cara Memasak:
  • Tumis bawang merah dan putih sampe wangi, setelah itu masukan tomat aduk sampai tomat hancur dan halus.
  • Masukan mix spice, tomato paste, daging dan kaldunya. Biarkan sampai mendidih.
  • Masukan beras, cabe utuh, chicken block dan sisa bahan lain. Biarkan sampai beras mateng dan air kering. Siap disajikan.
Dalam tulisannya, abo sulaiman memberikan beberapa catatan mengenai Nasi Kabsah tersebut, seperti:
  • Daging bisa diganti dengan ayam (Chicken Kabsah)
  • Daging atau ayam bisa direbus sekalian dengan tumisan bumbu dan biarkan sampai empuk sebelum beras dimasukan.
  • Daging atau ayam yang sudah tercampur dengan bumbu dan bumbu meresap ke daging, bisa di tiriskan dan disisihkan terlebih dahulu sebelum memasukan beras, lalu Daging di bakar sebentar dan kemudian dihidangkan di atas nasi yang sudah mateng. Cara penyajian daging tergantung selera.
Nah, catatan dari balik dapur yang berhasil kami pelajari pun rasanya sayang jika tidak dibagi dengan teman-teman. Apa sajakah itu?
  1. Daging juga bisa diganti dengan daging kambing lhoo. Artinya, Nasi Kabsah bisa menjadi alternatif sajian istimewa di hari raya Idul Adha yang insya Allah sebentar lagi kita jelang.
  2. Tomato paste bisa diganti dengan saus tomat botolan.
  3. Jintan dapur juga bisa diganti dengan jintan hitam (habbatussauda) sehingga Nasi Kabsah insya Allah juga bisa menjadi masakan yang sehat dan menyehatkan.
  4. Bahan optional (cengkih, kapulaga, dan kayu manis) sebaiknya digunakan agar kelezatan Nasi Kabsah menguar maksimal.
  5. Nasi Kabsah akan lebih pulen ketika nasi dimasak dengan metode kukus. Jadi, ketika air sudah menyusut dan (sebenarnya) beras sudah matang, kami melanjutkan pemasakan dengan mengukus Nasi Kabsah dalam dandang kukus.
Mau lihat hasilnya? Jreng.. jreng.. jreeeeng…
Soooooo… wanna try, friends? ^^

NOV 11, ’10 12:17 AM
UNTUK SEMUANYA