Nice Home Work #2

Bahwa hidup harus menerima, penerimaan yang indah.
Bahwa hidup harus dimengerti, pengertian yang benar.
Bahwa hidup harus memahami, pemahaman yang tulus
~Tere Liye, Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin

Mereka dipertemukan dalam indahnya dunia tulisan dan kemiripan. Saat mereka dipersatukan, mereka berkata serasa berjumpa karib lama yang pulang dari perjalanan. Dan saling meninggalkan tulisan adalah salah satu keriangan yang selalu menjadi pilihan.

Mereka saling jatuh hati semakin hari. Pasang surut perjalanan mereka maknai dengan kalapangan hati. Bahwa perjalanan ini bukan sekadar suka hati, namun juga soal penerimaan diri. Itulah mengapa, kejutan surat cinta menjadi sebuah bumbu wajib tersendiri. Karena ia selalu membesarkan hati, menguatkan diri, dan mendekatkan emosi.

Beratus kali kejutan itu diberi, beratus kali pula mata menjadi berseri. Sesekali sanjungan sepenuh hati tertimpal sipuan ah sudahlah jangan merayu begini. Tapi mereka sungguh selalu menikmati momentum semacam ini. Berkali-kali, ia yang menyemarakkan hari. Semoga mereka selalu diberkahi.

***

Bunda, setelah semalam kita belajar tentang “membangun peradaban dari dalam rumah” maka pekan ini kita akan belajar mempraktekkannya satu persatu.

a. Jatuh cintalah kembali kepada suami anda, buatlah surat cinta yang menjadikan anda memiliki “alasan kuat” bahwa dia layak menjadi ayah bagi anak-anak anda.

Berikan kepadanya dan lihatlah respon dari suami

b.Lihatlah anak-anak anda, tuliskan kekuatan potensi dari mereka, siasati kelemahan masing2.

c. Lihatlah diri anda, silakan cari kekuatan potensi diri anda. kemudian tengok kembali anak dan suami, silakan baca kehendak Allah, memgapa anda dihadirkan di tengah-tengah keluarga seperti ini dengan bekal kekuatan potensi yg anda miliki.

d. Lihat lingkungan dimana anda tinggal saat ini, tantangan apa saja yang ada di depan anda? kearifan lokal apa yg anda lihat? adakah anda menangkap maksud Allah, mengapa keluarga anda dihadirkan disini?

e. Setelah menjawab pertanyaan a-d, sekarang belajarlah memahami apa sebenarnya “peran spesifik keluarga” anda di muka bumi ini.

Pertanyaan pertama mengingatkan saya pada sebuah nasehat : apakah suami mengijinkan responnya disampaikan ke khalayak?

Pertanyaan:
Sudah umum pada sebagian wanita, menyebarkan cerita-cerita rumah tangga dan kehidupan mereka dengan para suami mereka, kepada para kerabat dan teman-teman mereka. Sebagian dari cerita tersebut merupakan rahasia rumah tangga yang suami tidak ingin ada seorang pun mengetahuinya. Bagaimanakah hukum untuk para wantia yang menyebarkan rahasia-rahasia tersebut dan mengeluarkan rahasia dari rumahnya, atau hanya memberitahukannya kepada beberapa individiu di rumah tersebut?

Jawaban:
Sesungguhnya yang dilakukan beberapa wanita dengan memberitahukan cerita-cerita rumah tangga dan kehidupan suami-istri kepada para kerabat atau sahabat, adalah sesuatu yang haram. Tidak halal bagi seorang perempuan untuk menyebarkan rahasia rumah tangganya atau kondisinya bersama suaminya kepada seorang pun. Allah Subhanahu wa Ta’alabefirman,

فَالصَّالِحَاتُ قَانِتَاتٌ حَافِظَاتٌ لِلْغَيْبِ بِمَا حَفِظَ اللهُ

Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka).” (An-Nisa: 34)

Seburuk-buruk kedudukan manusia di sisi Allah pada hari kiamat adalah seorang laki-laki yang mengumpuli istrinya dan istrinya pun mengumpulinya, kemudian dia menyebarkan rahasia istrinya.” (Diriwayatkan oleh Muslim)

Dijawab oleh Syaikh Muhammad bin Shalih al-Usaimin, Fatawa Islamiyyah.

Sumber: Setiap Problem Suami-Istri Ada Solusinya, Solusi atas 500 Problem Istri dan 300 Problem Suami oleh Sekelompok Ulama: Syaikhul Islam Ibn Taimiyah, Syaikh bin Baz, Syaikh Muhammad bin Ibrahim, Syaikh Abdullah bin Utsaimin, Syaikh Abdullah bin Jibrin dll, Mitra Pustaka, 2008.

Sumber copas: di sini

Pertanyaan pertama. Done. Saya sudah melihat respon suami.

Pertanyaan kedua.
Hanif (5,5, tahun) sepengamatan saya diberi amanah kelebihan:
1. Word smart: mudah berkata-kata dan mengolah kata
2. Hafalan cepat
3. Suka buku dan membaca
4. Memiliki kemandirian dasar yang baik

Hal-hal yang menjadi amanah orang tuanya untuk mensiasati adalah:
1. Kecerdasan finansial
– Kami mensiasatinya dengan memberikan batas maksimal pengeluarannya per hari. Hal ini untuk meredam keinginannya untuk ikut tren membeli snack berhadiah tertentu yang membuat anak-anak hobi menyambangi warung di dekat rumah.
– Kami juga membuat tabungan khusus untuk permintaan yang secara nominal termasuk besar.
– Kami melibatkan Hanif dalam mengetahui dana keluarga yang kami letakkan di dompet.

2. Kemampuan bekerja sama
– Terkadang, kemampuannya bekerja sama sangat moody. Kesabaran kami sepertinya masih harus digembleng agar ia makin matang dalam hal ini.

Hisyam (22 bulan) sepengamatan kami diberi amanah kelebihan:
1. Teliti dan runtut
2. Berkemauan keras

Hal-hal yang menjadi amanah orang tuanya untuk mensiasati adalah:
1. Kadar rasa aman dan nyaman Hisyam
– Mengenalkan dengan sebanyak mungkin orang, mengajaknya dalam sebanyak mungkin suasana, dan menguatkan komunikasinya.
2. Keragaman asupan makanan sehari-hari untuk meningkatkan berat badannya
– riset, riset, dan riset.

Pertanyaan ketiga. Saya sangat paham potensi saya alhamdulillah. Dan saya sangat paham kenapa takaran yang saya terima adalah sekian insya allah. Saya menggunakan metode Abah Rama untuk mengenali lebih dalam tentang diri saya. ALhamdulillah sedikit banyak memang membantu. Bisa dilihat ulasannya di sini.

Pertanyaan keempat. yap, saya sangat paham alhamdulillah.

Pertanyaan kelima. Baik, saya sedang belajar memahami dan menerima peran spesifik kami di kehidupan kali ini. Bismillah.

**
Jika dicermati, Nice Homework #2 ini hanya meminta peserta menuliskan:
1. Surat cinta untuk suami
2. Kekuatan potensi anak-anak kita

Adapun tugas nomor 3,4, dan 5 peserta diminta untuk merenung, berpikir, dan belajar memahami. Demikianlah, saya mengumpulkannya dengan gembira 😀

 

 

 

 

 

Iklan

Ibu Insinyur

Customer dapur bu niken yg satu ini memang spesial. Di usianya yg hampir 19 bulan, kami masih berjuang mencari sesuatu yg bisa mengenyangkan perutnya setiap hari.

Bubur saring? Bweeeh…

Bubur instan? Brrrrr…

Finger food? Cip.. cip.. cip.. bweeeh…

Ohlalaaa…

###

Di usianya yang setahun lewat, sempat berkenalan dengan biskuit mpasi depkes. Si ibu malah baru tahu ada makanan begituan. Dibagikan di posyandu, katanya.

Tante Sindu Atmalia pertama kali mengenalkan gara2 jatahnya tak termakan. Alhamdulillah suka.. mulailah berburu biskuit itu. Mbak Nisa Bunda Kaana berbaik hati berbagi biskuit yg sama.

Stok tak berusia lama. Mencoba memberanikan diri ke puskesmas dan minta, demi kelanjutan makan si bungsu yg dicinta.

“Wah, nama anak ibu tidak terdaftar. Mengajukan dulu ya ke posyandunya”

Ohlalaa.. baiklah, baiklah.. aturan tetap aturan. Front liner hanya menjalankan mandat.

Datanglah ke posyandu.

“Yang diajukan adl yang dari keluarga kurang mampu, bu”

Ohlalaaaaaa…

***

Sepulang dari liburan akhir semester lalu, alhamdulillah semangat “makan”nya mulai tumbuh. Namun, masih blm nendang utk anak seusianya.. gali lagi. Nge-lab lagi..

Nemu resep eyang prof di buku imunisasi si sulung. Bismillah..

Melihat si bungsu ini mangap mangap minta lagi dan lagi ituuu… rasanya lebih luar biasa dibanding pemberitahuan dapat gaji ke-13 T.T

***

“Kalau di perusahaanku dulu, ada namanya supply dasar yg harus terpenuhi. Ini.. yang tak arsir. Biasanya kami pakai pembangkit yang beroperasi non stop. Yg paling murah ya PLTA.

1

“Setelah supply dasar aman, baru kami gunakan sumber energi yg fluktuatif krn kita ga bisa menyamaratakan pemakaian tiap rumah tangga. Sejauh ini yg digunakan adl bahan bakar fosil.

“Nah, kaitannya sama si bungsumu itu.. amankanlah supply dasarnya. Kl sdh ketemu, ya pagi siang sore gunakan terus. Di sela2nya, kenalkan jenis makanan lain. Jd tumbuh kembang dasarnya sudah aman.”

Hmm.. masuk akal. Obrolan meja makan selalu seru dan lamaaaa, jauh lebih lama dari makannya itu sendiri.

“Eh tapi ada satu hal yg ga bisa disamakan dong, gpa..

“Faktor bosan di supply dasar itu ga muncul di pembangkit. Mau dikasih air terus ya dia teruuus muter bikin listrik.

“Lha kalau bayi dikasih makan ituuuuu terus kan suatu saat sampai di titik enegnya.

Gpa tertawa. “Ya tugas ibunya bikin supply dasar yang ga cuma itu2 aja.”

Skak mat.

#ODOPfor99days
#day13

Cinta

Entah berapa kali dikatakan, ini masih tentang hal yang sama. Bahwa menulis itu salah satu obat. Ia juga salah satu cara. Untuk memetakan isi kepala, menyusun logika, menuangkan rasa, dan pada akhirnya mempertahankan kewarasan penulisnya.

Entah berapa kali dikatakan, ini masih tentang hal yang sama. Bahwa menulis itu tak ada rumusnya. Tulis saja apa isi kepala, jam terbang akan berbicara. Mana yang picisan, kampungan, elegan, ataupun yang sastrawan.

Entah berapa kali dikatakan, ini masih tentang hal yang sama. Bahwa menulis itu akan ditanya. Apa manfaatnya, kebenarannya, dan lain lainnya. Sama seperti amanah lainnya.

Entah berapa kali dikatakan, ini masih tentang hal yang sama.

Ini tentangmu, tentang kita.
Ini tentangnya, tentang rasa.

Ini tentang cinta.

‪#‎ODOPfor99days‬
‪#‎day6‬

Ayam Krispi Salad Sayur

Judulnya, kehabisan lauk untuk makan malam.
Judulnya lagi, lupakan diet.. Kelancaran pabrik ASI jauh lebih penting untuk dipentingkan :p

Menguprek-uprek kulkas untuk membuat sesuatu yang bisa mendukung kelancaran pabrik ASI malam ini [baca: alasan] dan menemukan sebungkus sayap ayam mentah beku, sedikit sayuran, dan mayonais. Hmm.. langsung teringat salah satu menu kantin Nais Cafe jaman kuliah dulu. Dengan sedikit modifikasi, tentu..

Maka, jadilah ayam tepung krispi + salad dengan dressing mayo ini. Semuanya pakai takaran secukupnya ya. Dimasak-masak sajalah.. 😀

aya,

Bahan A:
ayam fillet, potong kasar
bawang putih
garam
saus tiram

Bahan B:
tepung terigu
garam
merica bubuk
kaldu bubuk
air

Bahan C:
tepung terigu
garam
merica bubuk
kaldu bubuk

Bahan D:
kubis, iris halus
selada, iris halus
wortel, parut dengan parutan keju
mayonais

Cara membuat:
1. Marinate bahan A sekitar 15 menit
2. Campur semua bahan B sampai kekentalan secukupnya
3. Masukkan bahan A ke bahan B. Jadilah bahan E.
4. Siapkan minyak panas, deep frying
5. Masukkan sedikit demi sedkit bahan E ke bahan C. Gulingkan sampai terbalut tepung, goreng sampai kuning keemasan.
6. Salad: susun bahan D, hidangkan dengan ayam goreng krispinya.

Selamat mencoba kiki emotikon

Oiya, ayam ini bisa lho diganti dengan ikan, tahu, atau apapun yang pingin dibikin skripsi eh krispi grin emotikon

‪#‎ODOPfor99days‬
‪#‎day5‬

Nice Home Work #1

Mendapat tantangan untuk membuat membuat indikator keprofesionalitasan saya sebagai ibu dengan penilai adalah diri sendiri, anak-anak, dan suami. Hmm.. ada banyak hal yang lantas terpikir sebagai analisanya. Entah mengapa, itu sudah menjadi keotomatisan yang sulit dipisahkan. Ha.

Kita belajar membuat “Indikator” untuk diri sendiri. Indikator harus:
– SPESIFIK (unik/detil),
– TERUKUR (contoh: dalam 1 bulan, 4 kali sharing hasil belajar)
– Bisa diraih
– Berhubungan dengan kondisi permasalahan sehari-hari dan ada BATAS WAKTUnya.

Bismillah.. Baiklah..  Mari kita coba jawab tantangan ini dengan satu gigitan kecil. Semua indikator ini saya coba untuk mengambil starting point yang sama, yaitu 12 mei 2016. Hari ini.

Sebagai istri

  • membuat catatan keuangan keluarga rinci setiap hari selama 10 pekan, dimulai tanggal 12 mei 2016

Sebagai ibu

  • membuat dekorasi dan festival penyambutan ramadhan di rumah, selambatnya 1 juni 2016

Sebagai individu

  • memperbarui tulisan di blog ini setiap hari selama 10 pekan, dimulai 12 mei 2016

Sebagai bentuk kendali atas indikator yang saya tetapkan sendiri, saya membuat file Excel berikut dan mewajibkan diri menuliskan progressnya setiap hari.

excel

File excel tersebut terdiri atas beberapa sheet, dengan sheet pertama sebagai halaman kontrol.Sheet kedua saya isi dengan catatan kas, dan sheet ketiga saya isi dengan breakdown timetable festival.

So, let we see then 🙂

#NHW1

Churros Josss

Ternyata, ada juga jenis makanan internasional yg si bapak blm tahu. Hehe.. sekali ini berasa di atas angin :p

Cemilan dari Spanyol ini sempat booming beberapa bulan lalu. Tetap menggunakan prinsip tanpa oven, tampa mikser, serba gampil. Hehehe. Perkenalkan.. inilah Churros.

Churros tergolong jenis adonan rebus, yg kita sudah sering lihat dan rasakan adalah kue sus. Perbedaannya ada di finishing adonan krn churros penyelesaiannya adl digoreng dg deep frying alias dg minyak banyak.

curos

Mikser sebenarnya akan sangat membantu dalam mendinginkan adonan sblm ditambahkan telur. Tapi, tak ada mikser, sendok pun jadilah. Siapkan saja tangan gedenya :v

Bahan A:
250 ml air
118 gr margarin
1/4 sdt garam

Bahan B:
180 gr terigu protein sedang, ayak

Bahan C:
4 butir telur

Topping:
Gula halus/ selai coklat/ es krim/ apapun sesuai selera

Cara membuat:
1. Rebus bahan A sampai mendidih, matikan kompor.
2. Masukkan bahan B, aduk cepat dg segera sampi kalis.
3. Aduk terus adonan sampai uap panas hilang.
4. Masukkan jari dlm adonan. Jika sdh terasa nyaman, maka adonan sdh aman.
5. Masukkan telur sebutir, aduk rata. Masukkan lagi sebutir, aduk rata. Ulangi terus sampai telur habis dan terbentuk adonan pasta yang kental.
6. Masukkan adonan dalam kantong segitiga, siapkan spuit bintang.
7. Panaskan minyak dlm jumlah banyak dalam wajan datar.
8. Masukkan adonan yg sdh dibentuk dg spuit ke minyak panas, goreng sampai kuning keemasan. Sajikan.

Insyaallah akan jadi cemilan favorit anak2 krn enteng dan nagih. Hisyam saja yg picky eater doyan bangeeet alhamdulillah

Share dong churros buatan teman2 😉

‪#‎nomixer‬
‪#‎nooven‬
‪#‎easybaking

Fluffy Pancake with Homemade Buttermilk

Dapat nilai A untuk pancake ini dari si bapak. Alhamdulillah.. akhirnyaaa..:v

Agak minder juga awalnya saat mengajukan pancake sbg menu sarapan kemarin. Bukan apa2.. pancake buatan si bapak seringkali jauh lbh enaak drpd buatan saya. Padahal katanya pancake adl menu yg simpel bgt, tp tak jarang pancake buatan saya malah kayak ongol ongol 😦

Alhamdulillah, cocok bgt pk resep mb hesti dengan penyesuaian berdasar bahan yg ada, spt biasalah.. 😀

Fluffy Pancake

Bahan :
– 1 cup terigu protein sedang
– 1 sdt baking powder
– 1/2 sdt baking soda
– 1/4 sdt garam halus
– 1 1/2 sdm gula pasir
– 1 butir telur ukuran besar, kocok lepas
– 130 – 150 ml buttermilk (susu cair yang diberi perasan 2 sdm air jeruk nipis lalu diamkan 10 menit)
– 2 sdm unsalted butter, lelehkan (saya pakai margarin biasa)

Cara membuat :

  1. Aduk rata semua bahan kering. Masukkan telur, susu cair dan butter leleh. Aduk asal rata.
  2. Panaskan wajan anti lengket dengan api sedang. Tuang 1 sendok sayur adonan. Biarkan berlubang-lubang dan pinggirannya agak kering sekitar 2 1/2 menit.
  3. Balik adonan. Apabila sudah kuning kecoklatan angkat, sekitar 1 menit.
  4. Sajikan hangat dengan butter dan madu atau sesuai selera.

 

Dan jadilaaah.. pancake yg fluffy ini.. lembut dan ringan sekali teksturnya. Bisa disajikan dg madu, es krim, ovomaltine, buah potong, atau dikudap begini saja juga enak.

pancake

Hati2, pancake ini dominan karbohidrat. Jadi, kombinasikan dg buah potong agar ada serat cukup dlm sarapan kita yaa. Selamat mencobaa 😉

#ODOPfor99days
#day12

Dua Jam Berlari Bersama Teh Isti Khairani, Founder Bumi Inspirasi

Yap. Jam sudah menunjukkan pukul 9 pagi dan kami sepakat untuk komit dengan basic rule IIP: tepat waktu. Sebuah pagi yang cerah di SALAM Learning Center, 7 Mei 2016. Jadi, cek sound siap dikumandangkan.

Eits, ternyata seluruh peserta kemarin sama sekali belum ada yang pernah cek sound, termasuk mb Isti. Cek sound ini adalah yel-yel pemacu semangat a la IIP yang biasanya diperdengarkan di awal pertemuan IIP, baik itu kuliah offline, kuliah umum, ataupun acara2 offline IIP lain.

Cek Sound………………………Huha!
What Your Problem?……No problem!

What Your Problem?………No problem!

What……………………………….Challenge!
What……………………………….Challenge!
ProtectYourself ………………Cancel cancel go away !
Ibu Profesional ……………… Huu…yess!

Yel-yel ibu profesional sarat akan makna karena yel-yel tersebut selain membangkitkan semangat juga mengajarkan cara kita berkomunikasi dalam mendidik anak-anak, tiga hal yang perlu diperhatikan dalam berkomunikasi yaitu intonasi, bahasa tubuh dan verbal … ketiga hal ini masuk dalam yel-yel

*- Cek sound …. Huha*
Hal ini mengajarkan kita mengatur intonasi suara. Ketika dikatakan cek sound …maka teman-teman mengatakan huha dengan kencang, ada ruhnya (suara Huha dikeluarkan pakai suara perut, bukan menggunakan suara dari diafragma)
Jika ibu terbiasa menggunakan suara diaragma biasanya akan jarang didengar anak. Berbeda halnya jika menggunakan suara perut selain anak lebih cenderung perhatian terhadap apa yang kita ucapkan juga bisa membuat perut kita menjadi kemps.
*- What your problem….no problem*

*- What …Challenges*
Maka intonasi seorang harus tepat, dengan suara tegas. Tidak ada masalah di ibu professional yang ada adalah tantangan (agar kita berpikir positif terhadap satu situasi), baik ibu yang bekerja di ranah domestik dan ranah publik karena ketika kita mengatakan problem (masalah) maka raut wajahnya akan terlihat jelek, sebaiknya kita ganti masalah dengan tantangan (kedua ujung bibirnya tertarik semuanya dan tubuhnya jadi keren).
*- Cancel …cancel go away*
Adalah cara kita untuk meninggalkan gangguan dari luar, maka kita katakan pada diri kita sendiri, “lakukan sekarang, jangan ditunda-tunda” (dengan bahasa tubuh menolak untuk menunda suatu pekerjaan atau menumpuk tugas)…

*- Ibu professional….huuuu yes*
Ketika dikatakan ibu professional, maka kita menyambutnya dengan menggerakan tangan dari bawah ke atas sambil bersuara huuuuuuu yes dengan mantap.

***

Mbak Isti mengawali sharingnya dengan flash back bagaimana beliau merintis Bumi Inspirasi Learning Centre (BILC). Beliau pertama kali mengenal Ibu Profesional, saat sedang di rumah mertua, dan tanpa sengaja membaca buku “Hei Ini Aku: Ibu Profesional!” kepunyaan Ibu Mertua ketika Bunda Septi bersilaturahmi ke rumah keluarga besar suami di Salatiga. Setelah membaca buku tersebut dan membaca kisah-kisah Ibu Profesional, motivasi untuk berhenti kerja dan lebih fokus pada buah hati di rumah semakin besar. Ketika itu mb Isti sudah bekerja di bank BUMN selama lebih dari 9 tahun sempat ada kegalauan, selepas resign mau ngerjain apa?

BILC lahir dengan muatan makna Hijrah, hasil perenungan tentang  makna syukur, dan makna hidup. Bumi Inspirasi Learning Center lahir dengan  impian agar “Rumah”  kami (dalam bahasa sunda, Bumi artinya adalah Rumah) bisa menjadi tempat untuk berbagi inspirasi kepada seluruh masyarakat, yaitu untuk berbagi ilmu dalam 3 pilar utama, yaitu Financial Literacy, Green and Clean Literacy (melalui Bank Sampah), serta Al Quran  Literacy (melalui Taman Pendidikan Al Qur’an). Tujuan besar dari Bumi Inspirasi terkait Financial Literacy adalah untuk mewujudkan masyarakat  Indonesia yang kuat, jujur, dan amanah.

1.1

Berawal dari passion, yaitu Financial planning dan parenting, dan passion untuk mengajar, mb Isti ingin mempunyai bisnis yang bisa bermanfaat untuk keluarga, masyarakat, dan ibadah. Event pertama beliau adalah Perencanaan Keuangan Keluarga Muslim di Institut Ibu Profesional (Learning Center), Alhamdulillah dihadiri 35 orang, dan sangat didukung oleh sahabat-sahabat di Institut Ibu Professional, baik dalam tempat, sarana, pembuatan flyer, dan promosi.  Alhamdulillah, perwakilan Bank Syariah Mandiri Bandung Ahmad Yani juga hadir dalam Workshop Financial Plan Keluarga Muslim di Institut Ibu Profesional Learning Center. Dan karena kesamaan visi dengan Bank Syariah Mandiri, untuk membangun peradaban mulia, silaturahmi, dan saling membantu sesama, BSM mengundang mb Isti untuk menjadi pembicara terkait perencanaan keuangan untuk 100 Fasilitator Proyek Nasional Pemberdayaan Masyarakat Kota Bandung.

Mb Isti berbagi banyaaaak sekali inspirasi tentang pengembangan pilar kedua BILC lewat gerakan Bank Sampahnya. Berbagai event kreatif seperti Mobile Daycare, Gerakan BBM (Belanja Hemat, Berbagi, dan Menabung), Cafe Bank Sampah, integrasi TPA (Taman Pendidikan Al Quran) dengan BSBI (Bank Sampah Bumi Inspirasi), kegiatan lomba bermuatan edukasi lingkungan, dan jurus-jurus sosialisasi edukasi pada awal-awal rintisannya. Dari nasabah yang Cuma beberapa, saat ini BSBI sudah memiliki lebih dari 150 nasabah lho. Dari yang saldo Cuma beberapa puluh ribu, nasabah BSBI ada lho yang bisa qurban dengan menggunakan saldo tabungannya. Belum lagi prestasi BSBI sebagai Bank Sampah terbaik di Bandung. Maasya Allah!

Lalu, di pilar ketiga (al Quran Literacy), mb Isti bertutur tentang siswa TPA Bumi Inspirasi yang disarankan untuk menjadi Nasabah Cilik Bank Sampah, sehingga bisa memiliki tabungan dari sampah. Anak diharapkan dapat menjadi lokomotif untuk mengajak keluarganya untuk menjadi keluarga cerdas financial dan ramah lingkungan. Perlahan tapi pasti, kesadaran anak-anak TPA untuk menabung di Bank Sampah meluas dan kegiatan TPA menjadi lebih mengasyikkan.

***

Waktu berlari begitu cepat. Tiba-tiba saja sudah hampir jam 11 siang. Padahal masih buanyaaak yang ingin ditanyakan, didiskusikan, dan dijelaskan oleh mbak Isti dan seluruh peserta. Meski demikian, pertemuan singkat dengan Mbak Isti tempo hari benar-benar menjadi rejeki nomplok karena grojokan semangat dan ilmu dari beliau. Cerita pengalaman Mbak Isti bersama BILC bisa juga dibaca di buku antologi saya yang ke-sepuluh: Bunda Produktif, Catatan Ikhtiar Menjemput Rizqi.

Sekali lagi, terima kasih banyak atas seluruh pendukung acara kemarin, baik langsung maupun tidak langsung. Semoga yang sedikit ini bermanfaat dan barokah hingga dapat menjadi tambahan timbangan kebaikan bagi semuanya.

Salatiga, 9 Mei 2016

#ODOPfor99days
#day11

Buku Anak Pilihan: Matahari

Benda langit selalu menjadi obyek rasa ingin tahu yang besar untuk anak-anak. Mereka akan melihat dengan mata berbinar penuh rasa ketakjuban dan jika terkondisikan dengan baik, meraka akan memberondong kita — orang tuanya — dengan pertanyaan yang tak ada habisnya.

Anak saya begitu maasya allah.

Menggeser rasa penasarannya ke buku adalah salah satu jurus untuk membantunya mencari jawaban atas berbagai pertanyaan yang muncul. Termasuk soal benda langit. Matahari, salah satunya.

Menemukan buku ini untuk menjawab pertanyaannya atau sekadar menjadikan buku pengantar tidur merupakan kebahagiaan tersendiri. Buku ini lebih cocok untuk anak usia sekolah dasar sebenarnya. Jikapun dibacakan ke anak usia PAUD maka orang tua atau pendamping diharapkan peran aktifnya menjelaskan berbagai ilustrasi menarik dalam  buku ini. Bagi anak usia PAUD, ilustrasi buku ini memang memancing rasa ingin tahu dan berbagai pertanyaan seputar matahari.

Hal yang menjadi catatan saya, halaman awal buku ini menceritakan tentang mitos matahari dalam berbagai budaya. Mempertimbangkan bahwa anak usia PAUD adalah masa emas untuk menancapkan aqidah yang lurus, maka halaman ini hanya saya bacakan judulnya saja. Lalu bergeser ke halaman berikutnya. Alhamdulillah sejauh ini si sulung lebih tertarik mendengar ibunya membacakan halaman-halaman selanjutnya.

mata

Disajikan full color dengan kertas art paper 100, buku ini dilengkapi beberapa percobaan menarik dan sederhana terkait matahari. Kata-kata sulit juga diberikan penjelasan khusus di halaman akhir buku.

Judul: Menjelajah Ruang Angkasa: Matahari
Penulis: Paulette Bourgeois
Penerbit: PT. Elex Media Komputindo (2002)
Jumlah halaman: 33
Tema: Alam Semesta (Semester II)
Sentra: Sains

#ODOPfor99days
#day10

 

Buku Anak Muslim Rekomendasi: Doa Doa Pilihan

Jika anak Adam itu meninggal dunia, terputuslah seluruh amal, kecuali tiga perkara… anak shalih yang mendoakannya. (H.R. Muslim)

Bertemu buku ini sungguh berasa seperti menemukan oase sejuk di gurun pasir. Bagaimana tidak? Di tengah gempuran kemudahan informasi, kadang informasi itu sendiri menjadi simpang siur. Tak jelas mana sumber sesungguhnya, mana yang hasil rekayasa.

Ranah doa dan ibadah pun tak luput dari gempuran kesimpangsiuran itu. Maka sungguh beruntung kita yang mencoba berpegang teguh pada warisan Rasulullah, yaitu Quran dan hadits sesuai pemahaman para generasi terbaik umat ini. Dan buku ini mencoba menghadirkan sekeping kecil warisan Rasulullah, berupa doa sehari-hari yang bersumber pada Quran dan hadits shahih.

Paling sederhana adalah doa sebelum makan. Rasulullah mencontohkan dengan membaca “Bismillah“. Sudah gitu aja.

Iya, beneran cuma gitu aja. Agak panjang lafalnya ketika kita lupa berdoa di sebelum makan dan teringat di tengah kita makan.

Doa-Doa-Pilihan.gif

Selain doa-doa yang shahih, doa-doa tersebut juga dilengkapi dengan poin-poin adab yang mengikuti doa tersebut. Disampaikan dengan bahasa sederhana dan huruf yang ramah anak. Juga kertas art paper 150 yang full color dengan ilustrasi yang tidak menyerupai makhluk hidup.

Judul: Doa Doa Pilihan: Doa dan Adab Bersumber dari al Quran dan Hadits Shahih
Penulis: Nizar Sa’ad Jabal
Penerbit: Qids: Perisai Quran Kids (2011)
Jumlah halaman: 47
Tema: Diniyah (sepanjang semester)
Sentra: fleksibel

#ODOPfor99days
#day9